Selasa, 19 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / 140 Siswa Madrasah Aliyah Bireuen Lulus SNBP 2026, Empat Masuk Kedokteran

140 Siswa Madrasah Aliyah Bireuen Lulus SNBP 2026, Empat Masuk Kedokteran

Minggu, 05 April 2026 17:30 WIB

Font: Ukuran: - +

140 Siswa Madrasah Aliyah Bireuen Lulus SNBP 2026, Empat Masuk Kedokteran. [Foto: Humas Kemenag Bireuen]


DIALEKSIS.COM | Bireuen - Kabupaten Bireuen kembali mencatat prestasi membanggakan di dunia pendidikan madrasah. Sebanyak 140 siswa Madrasah Aliyah negeri dan swasta lulus SNBP 2026 dan diterima di perguruan tinggi negeri ternama, termasuk USK, Universitas Malikussaleh, UIN Ar-Raniry, Politeknik Negeri Lhokseumawe, dan UPN Veteran Yogyakarta.

Empat siswa berhasil menembus program studi kedokteran, di antaranya Anaya Syifa Ziya (MAN 1 Bireuen), Teuku Danial Muazzi (MAN 5 Bireuen), Muhammad Rizki Farhan dan Raisa Nabila (MAN 7 Bireuen) masuk ke Pendidikan Dokter USK. Sementara Kesya Indriani Sinaga (MAS Al-Muslim) menjadi satu-satunya peserta Bireuen yang diterima di luar Aceh.

Para siswa juga memilih beragam program studi strategis. Bidang teknik dan teknologi mendominasi, meliputi Teknik Sipil, Arsitektur, Lingkungan, Mesin, Informatika, dan Teknologi Informasi. Bidang hukum, sosial, dan ekonomi juga diminati, termasuk Ilmu Hukum, Administrasi Negara, Ilmu Politik, Sosiologi, Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Syariah. Program pendidikan dan kesehatan, seperti Kependidikan dan Kesehatan Masyarakat, turut menjadi pilihan.

Dari sisi kontribusi madrasah, MAN 3 Bireuen menyumbang kelulusan terbanyak dengan 32 siswa, disusul MAN 2 Bireuen (22 siswa), MAN 4 Bireuen (15 siswa), MAN 1 Bireuen (10 siswa), dan MAS Al-Muslim (9 siswa). Madrasah lainnya berkontribusi antara 2-8 siswa.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr H Zulkifli SAg MPd, menekankan bahwa prestasi ini mencerminkan kualitas madrasah yang terus berkembang, menghasilkan generasi cerdas dan berakhlak mulia. 

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Anis SAg, menambahkan bahwa pencapaian ini menunjukkan daya saing madrasah yang terus meningkat, dan pihaknya akan mendorong peningkatan kualitas akademik agar prestasi semakin bertambah setiap tahun.

Capaian ini menegaskan bahwa madrasah di Kabupaten Bireuen mampu mencetak generasi unggul, siap bersaing di tingkat nasional, dari calon dokter hingga profesional di berbagai bidang strategis. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI