Sabtu, 18 Juli 2026
Beranda / Berita / Aceh / Bupati Gayo Lues Tinjau Monev Program Irigasi Kementan, Optimistis Produktivitas Padi Meningkat

Bupati Gayo Lues Tinjau Monev Program Irigasi Kementan, Optimistis Produktivitas Padi Meningkat

Jum`at, 17 Juli 2026 19:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Bupati Gayo Lues Suhaidi bersama Wakil Bupati H. Maliki meninjau langsung kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Optimalisasi Lahan (Oplah) Rusak Ringan. [Foto: Diskominfo GL]


DIALEKSIS.COM | Blangkejeren - Bupati Gayo Lues Suhaidi bersama Wakil Bupati H. Maliki meninjau langsung kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Optimalisasi Lahan (Oplah) Rusak Ringan yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian (Kementan) di Kampung Rerebe, Jumat (17/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, keduanya didampingi Kepala Dinas Pertanian, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda, serta sejumlah pihak terkait. Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menjadi bentuk komitmen untuk memastikan program peningkatan infrastruktur irigasi pertanian berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan memberikan manfaat bagi petani.

Program Oplah Rusak Ringan merupakan salah satu upaya strategis Kementerian Pertanian untuk meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas lahan sawah melalui perbaikan jaringan irigasi tingkat usaha tani yang mengalami kerusakan ringan.

Bupati Gayo Lues Suhaidi mengapresiasi perhatian dan dukungan Direktorat Jenderal LIP Kementan terhadap pembangunan infrastruktur pertanian di daerahnya.

"Irigasi adalah nadi pertanian. Dengan perbaikan jaringan irigasi yang mengalami kerusakan ringan ini, kami optimistis produktivitas padi di Gayo Lues akan meningkat sehingga berdampak pada kesejahteraan petani," kata Suhaidi.

Sementara itu, Wakil Bupati H. Maliki menegaskan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues siap bersinergi mengawal seluruh tahapan pelaksanaan program, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemeliharaan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh kelompok tani.

Dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi, tim Direktorat Jenderal LIP Kementan meninjau langsung sejumlah lokasi kegiatan, berdialog dengan kelompok tani penerima manfaat, serta memastikan kualitas pekerjaan telah memenuhi standar teknis yang ditetapkan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues semakin kuat dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya melalui peningkatan produktivitas sektor pertanian di Gayo Lues. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI