DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh bersama Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Aceh Tenggara (IPMAT) Banda Aceh menggelar Kampanye Pemuda Aceh Peduli Lingkungan di kawasan Hutan Kota Banda Aceh, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mitigasi bencana di Aceh.
Kegiatan itu diikuti sekitar 120 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Banda Aceh yang berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Hadir pula unsur Forkopimda, lembaga pemerhati lingkungan, serta sejumlah pejabat Pemerintah Aceh.
Kepala Dispora Aceh, T. Banta Nuzullah yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, pelibatan pemuda dalam isu lingkungan menjadi langkah penting untuk mendukung pembangunan Aceh yang berkelanjutan.
Menurutnya, Aceh sebagai daerah yang rawan terhadap bencana alam membutuhkan generasi muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan mitigasi risiko bencana.
“Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan. Kepedulian terhadap alam merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembangunan Aceh yang berkelanjutan,” ujar T. Banta Nuzullah.
Sekretaris Daerah Aceh, Muhammad Nasir, dalam pernyataannya juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap kampanye lingkungan itu dapat menjadi gerakan bersama bagi komunitas pemuda di Aceh untuk lebih aktif menjaga alam dan mencegah bencana hidrometeorologi.
“Generasi muda harus terus membangun kesadaran menjaga lingkungan demi mewujudkan Aceh yang maju, bermartabat, dan berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Ketua IPMAT Banda Aceh, Sabaruddin, menyebutkan kegiatan tersebut menjadi langkah awal menuju agenda penanaman pohon secara besar-besaran yang direncanakan berlangsung pada Agustus mendatang di sejumlah kawasan kritis di Aceh.
Ia mengapresiasi dukungan Dispora Aceh yang telah memberi ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam gerakan pelestarian lingkungan.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya aktif di ruang diskusi, tetapi juga turun langsung menjaga lingkungan dan daerah yang berpotensi terdampak bencana,” ujarnya.
Dukungan terhadap gerakan lingkungan itu juga datang dari PT Pembangunan Aceh (PEMA). Sekretaris PT PEMA, Reza Hendra Putra, menyatakan pihaknya siap mendukung berbagai inisiatif positif yang digagas mahasiswa untuk pembangunan Aceh.
Selain penanaman pohon, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan deklarasi Pemuda Aceh Peduli Lingkungan, penandatanganan petisi lingkungan, diskusi tematik lingkungan, serta aksi bersih sampah di kawasan Hutan Kota Banda Aceh.
Diskusi lingkungan menghadirkan Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Azanuddin Kurnia, serta Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Aceh, Masri Amin.
Dalam diskusi itu, para peserta didorong untuk terus aktif dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan dan penguatan karakter generasi muda yang peduli terhadap masa depan alam Aceh. [*]