Selasa, 09 Juni 2026
Beranda / Berita / Aceh / GACC dan PISPI Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

GACC dan PISPI Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Senin, 08 Juni 2026 13:30 WIB

Font: Ukuran: - +

GACC dan PISPI Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. [Foto: dok. PISPI Aceh]


DIALEKSIS.COM | Jantho - LSM Gayo Alas Conservation Centre (GACC) dan Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Aceh memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia ke 53 di Dayah Entrepreneur Yasurrun Nazirin Lamtamot Saree Aceh Besar, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan tersebut dirangkai dengan dialog yang terkait dengan lingkungan hidup dengan moderator Dr. Sofia Keumalasari, SP, MP.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP, IPU, ASEAN Eng yang hadir pada acara tersebut menyampaikan bahwa tema Hari Lingkungan Hidup se Dunia secara global tahun ini adalah "Inspired by Nature. For Climate. For Our Future", sementara untuk tema nasional di Indonesia diusung dengan seruan "Saatnya Bekerja untuk Iklim”. 

Peringatan tahun ini berfokus pada dorongan aksi nyata dan mendesak dalam menghadapi krisis iklim demi melindungi lingkungan serta ekosistem global.

"Dulu kita tidak merasa atau tidak terasa dengan perubahan iklim, tetapi saat ini sudah sangat terasa tidak hanya bisa menggangu terhadap pola budidaya pertanian, termasuk juga jadwal tanam dan bahkan bisa mengganggu terhadap produksi dan produktivitas komoditi pertanian tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan." ujarnya yang juga sebagai Ketua PISPI Aceh. 

Dirinya turut mengajak para pihak untuk bergerak dari diri sendiri dan dimulai dari sekarang walau sekecil apapun kegiatan yang bisa mendukung terkait pengendalian perubahan iklim. 

"Iklim sulit dikendalikan tetapi bila setiap orang berpikir dan bertindak yang sama, itu bukanlah hal yang mustahil," jelasnya.

Selain itu, kegiatan yang digagas oleh GACC dan PISPI Aceh dengan beberapa lembaga pendukung lainnya di Seputaran Wilayah Seulawah ini merupakan hal yang tepat. Selain keterancaman terhadap hutan dan lingkungan di wilayah ini, ada potensi kerentanan terhadap ekonomi dan sosial pada wilayah ini sejak adanya jalan tol Banda Aceh - Sigli. 

Banyak orang yang lebih memilih jalan tol karena lebih cepat dan lebih mudah, efeknya adalah banyak petani pekebun dan UMKM yang selama ini berjualan hasil bumi dan olahan pertanian tidak ada atau berkurang jauh terhadap daya beli tersebut. Ini tentu mengurangi pendapatan masayarakat pada wilayah ini.

"Untuk itu, mari sama-sama kita berpikir bagaimana menjadikan Saree ini bisa menjadi Mekar Saree nya seperti Mekar Sari Jakarta. Mari kita jadikan Saree ini seperti Brastaginya Sumatera Utara sebagai penghasil sayuran dan buah-buahan untuk Aceh. Kita tidak boleh patah semangat. Kita tetap harus bergerak agar kehidupan ekonomi wilayah ini tetap berjalan." ujarnya bersemangat.

Sementara itu Ketua Panitia yang juga sebagai Direktur GACC Sayuti Malik, SP, M.Pd menyatakan bahwa pihaknya sengaja mengambil lokasi pada wilayah ini karena Seulawah ini merupakan salah satu penyangga sumber air pada wilayah Aceh Besar, Pidie dan juga Banda Aceh. 

"Selain itu ada kekhawatiran kami bahwa kerusakan hutan dan lingkungan masih terus berlangsung. Ini adalah bagian dari gerakan moral kita bersama agar bisa lebih bersemangat secara bersama-sama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup," ucapnya.

Sayuti juga mengajak para pihak untuk berpartisipasi dimanapun mereka berada. Pihaknya mengajak siapapun yang mau bergabung. 

"Alhamdulillah pada hari ini ada SMK PP Saree, Kaprodi Kehutanan USK, Kaprodi TP USK, Perwakilan Unida, Pimpinan Gontor 8, Perwakilan Universitas Serambi Mekkah, PT. Lestari Reka Cipta, Perwakilan Pesantren Yanbu Ul Huffaz, serta dari Geuchik Lamtamot, perwakilan Gampong Lon Asan, Lam Kubu serta suatu kehormatan bagi kami hadirnya Tim Penggerak PKK Provinsi Aceh Pokja III, serta turut hadir Kadistanbun Aceh," ujar Sayuti Kandidat Doktor USK ini.

Setelah dialog lingkungan hidup, dilanjutkan dengan penanaman secara simbolis yang dilakukan oleh Plt. Kadistanbun, Geuchik Lamtamot, Direktur GACC, TP PKK dan perwakilan lainnya. 

Selain itu juga dilakukan penandatangan komitmen di spanduk yang telah disiapkan oleh panitia. Akhir kegiatan dilakukan dengan acara makan minum sambil membangun silaturrahmi sesama peserta sambil tetap dilakukan diskusi ringan. 

Dr. Elvrida Rosa, SP, MP Kepala Bidang PISPI Aceh menambahkan bahwa kegiatan seperti ini perlu terus digalakkan kedepannya termasuk memperbanyak kegiatan di tengah-tengah masyarakat. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI