Kamis, 28 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Idul Adha 1447 Hijriah, Abi Anwar Kuta Krueng Ajak Masyarakat Aceh Jaga Ukhuwah

Idul Adha 1447 Hijriah, Abi Anwar Kuta Krueng Ajak Masyarakat Aceh Jaga Ukhuwah

Rabu, 27 Mei 2026 15:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Abi Anwar Kuta Krueng sedang menyampaikan khutbah salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman, Rabu, 27 Mei 2026. Foto: Dokumen Rauhul untuk dialeksis.com.


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ribuan umat Islam melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman, Rabu, 27 Mei 2026. Jamaah mulai memadati area masjid sejak subuh untuk mengikuti rangkaian ibadah Hari Raya Kurban.

Pelaksanaan salat berlangsung khidmat dan tertib. Usai salat, jamaah mendengarkan khutbah Idul Adha yang disampaikan oleh Abi Anwar Kuta Krueng.

Dalam khutbahnya, Abi Anwar menyampaikan tentang pentingnya meneladani keikhlasan dan pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Menurutnya, Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum memperkuat keimanan, kepedulian sosial, dan persatuan umat.

“Semangat pengorbanan dan keikhlasan harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Abi Anwar.

Ia juga mengajak masyarakat Aceh untuk terus menjaga ukhuwah dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan pandangan maupun kepentingan tertentu. 

Menurutnya, persatuan dan kebersamaan menjadi modal penting dalam menjaga kehidupan sosial yang damai dan harmonis di tengah masyarakat.

“Jangan karena perbedaan lalu kita saling menjauh. Idul Adha mengajarkan pentingnya persaudaraan, kebersamaan, dan saling peduli antar sesama umat,” ujar Abi Anwar Kuta Krueng.

Selain itu, Abi Anwar menilai Idul Adha menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarmasyarakat melalui semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian sosial.

Nilai pengorbanan dalam Hari Raya Kurban, kata dia, harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dengan membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui momentum kurban, kita diajarkan untuk ikhlas berbagi dan memperkuat rasa empati kepada sesama. Inilah nilai penting yang harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI