Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Mendagri Tito: Kerja Cepat Kak Na Jadi Kekuatan Tanggap Darurat Aceh

Mendagri Tito: Kerja Cepat Kak Na Jadi Kekuatan Tanggap Darurat Aceh

Jum`at, 23 Januari 2026 23:50 WIB

Font: Ukuran: - +

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas Rehabilitasi Pascabencana Sumatera mengapresiasi kerja cepat Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir, selama masa tanggap darurat bencana di Aceh. [Foto: Humas Aceh]


DIALEKSIS.COM | Aceh Tamiang - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas Rehabilitasi Pascabencana Sumatera mengapresiasi kerja cepat Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir, selama masa tanggap darurat bencana di Aceh.

Apresiasi tersebut disampaikan Mendagri saat bertemu Marlina yang akrab disapa Kak Na, ketika mendampingi Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian dalam kunjungan kemanusiaan di Kampung Batang Ara, Kecamatan Bandar Pusaka, Jumat (23/1/2025).

“Apresiasi kami sampaikan kepada Ibu Ana selaku Ketua TP PKK Aceh atas kerja-kerja cepatnya pada upaya tanggap darurat. Apresiasi juga kami sampaikan kepada Pak Wagub, istri Pak Wagub, dan istri Sekda Aceh yang hari ini juga hadir mendampingi kunjungan kerja istri saya selaku Ketum TP PKK Pusat,” ujar Tito.

Tito menjelaskan bahwa dirinya dan rombongan tidak datang bersama dengan rombongan TP PKK Pusat, namun bertemu secara kebetulan di lokasi tersebut.

“Kami tidak satu rombongan, tapi ini kebetulan bertemu di sini. Padahal saya sudah sampaikan bahwa Kampung Batang Ara ini jauh, tetapi istri saya tetap memaksa ke sini untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan bapak ibu semua untuk mengantarkan bantuan langsung,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Mendagri juga menyampaikan rasa prihatin atas musibah banjir yang melanda masyarakat di Aceh serta wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

“Kami menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Batang Ara dan seluruh masyarakat terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Kami berharap kunjungan ini menjadi penyemangat bagi bapak dan ibu untuk bangkit. Insya Allah, bersama kita bisa bangkit,” kata Tito.

Kunjungan TP PKK Pusat Salurkan Bantuan dan Trauma Healing

Sebelum bertemu rombongan Mendagri, Ketua TP PKK Aceh bersama Staf Ahli TP PKK Aceh Mukarramah Fadhlullah dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh Malahayati mendampingi Ketua Umum TP PKK Pusat di Kampung Sunting, Kecamatan Bandar Pusaka.

Kak Na menjelaskan bahwa kunjungan TP PKK Pusat ke Aceh sebenarnya telah lama direncanakan, namun baru dapat terlaksana karena berbagai kendala, termasuk akses ke lokasi terdampak.

“Sudah lama Ibu Ketum mengagendakan ke Aceh, namun baru terlaksana hari ini untuk bersilaturahmi dan menyalurkan bantuan langsung kepada warga,” ujarnya.

Ia menyebutkan, dalam kunjungan tersebut, TP PKK Pusat juga melakukan kegiatan trauma healing untuk anak-anak serta menyalurkan berbagai bantuan.

“Alhamdulillah, hari ini Ibu Ketum bisa hadir langsung menyapa warga, memberi permainan-permainan ringan dalam rangka trauma healing kepada anak-anak serta memberi hadiah tas sekolah lengkap dengan alat tulis. Kaum ibu juga bisa tersenyum lega karena Ibu Tri membawa oleh-oleh kompor gas satu tungku untuk kaum ibu serta sejumlah bantuan lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, dalam sambutannya menyampaikan permintaan maaf karena baru bisa mengunjungi Kampung Sunting akibat sulitnya akses menuju lokasi.

“Kami mohon maaf karena baru hari ini bisa berkunjung ke Kampung Sunting. Akses yang sulit ditembus memaksa kami untuk mengurungkan niat sebelumnya. Alhamdulillah, hari ini saya dan kita semua bisa berkumpul dan bersilaturahmi dengan warga di sini,” ujar Tri.

Tri Tito juga menyampaikan empati kepada warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir.

“Kami memahami perasaan warga yang harus kehilangan rumah yang telah dibangun dengan susah payah selama bertahun-tahun. Namun hanya dalam dua hari semua habis disapu banjir,” ucapnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar tetap bersabar karena proses penanganan dan pendataan korban bencana membutuhkan waktu.

“Kami harap masyarakat bersabar karena pemerintah terus berupaya sebaik mungkin dengan melakukan penanganan dan pendataan. Ini juga tentu butuh waktu. Tetap bersabar dan selalu semangat ya Ibu dan bapak sekalian. Insya Allah, tentu ada hikmah di balik semua musibah ini,” pesannya.

Tri Tito juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Aceh atas respons cepat selama masa tanggap darurat.

“Saya berterima kasih kepada Ibu Ana, Pak Wagub dan istri, serta Ibu Ketua DWP atas kerja-kerja cepatnya di masa tanggap darurat,” katanya.

Terkait bantuan yang disalurkan, Tri Tito berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

“Jangan dilihat nilai yang kami bawa, tetapi inilah semangat kami membantu untuk sedikit meringankan beban bapak dan ibu,” pungkasnya.[*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI