Jum`at, 03 Juli 2026
Beranda / Berita / Aceh / Sambut Hari Perdamaian dan HUT Kemerdekaan, Disdik Aceh Gelar Lomba Video Reels

Sambut Hari Perdamaian dan HUT Kemerdekaan, Disdik Aceh Gelar Lomba Video Reels

Jum`at, 03 Juli 2026 12:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.S.P. [Foto: Humas Disdik Aceh]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dinas Pendidikan Aceh menggelar Lomba Video Reels bagi pelajar jenjang SMA, SMK, SLB, dan MA se-Provinsi Aceh dalam rangka memperingati Hari Perdamaian Aceh ke-21 dan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengusung tema "Gebyar Kreativitas Pelajar Aceh 2026: Rawat Perdamaian dalam Semangat Kemerdekaan", lomba ini mengajak pelajar menuangkan gagasan kreatif melalui video pendek yang mengangkat nilai-nilai perdamaian, nasionalisme, serta semangat kebangsaan.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengatakan kompetisi tersebut tidak sekadar menjadi ajang unjuk kreativitas di ruang digital, tetapi juga menjadi media edukasi bagi generasi muda untuk memahami makna perdamaian yang telah dinikmati Aceh selama lebih dari dua dekade.

Menurutnya, perdamaian merupakan fondasi utama bagi kemajuan pendidikan dan pembangunan daerah. Tanpa situasi yang aman dan kondusif, proses belajar mengajar maupun upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia akan sulit berjalan secara optimal.

"Penguatan nilai-nilai perdamaian sangat penting terus dilakukan. Dengan suasana yang damai, anak-anak kita dapat belajar dengan tenang, guru dapat mengajar dengan nyaman, dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas untuk membangun daerah. Perdamaian telah membuka banyak ruang bagi Aceh untuk terus berkembang," kata Murthalamuddin, Kamis (2/7/2026).

Ia menegaskan, generasi muda Aceh perlu memahami bahwa perdamaian bukan sekadar catatan sejarah, melainkan modal sosial yang harus dijaga bersama. Menurutnya, lahirnya generasi yang unggul sangat bergantung pada kemampuan masyarakat mempertahankan stabilitas dan kehidupan yang harmonis.

"Anak-anak Aceh harus mengetahui bahwa perdamaian memberikan dampak yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat. Dalam suasana damai, kita memiliki kesempatan mengejar berbagai ketertinggalan yang pernah terjadi akibat konflik yang melanda Aceh. Karena itu, menjaga perdamaian bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelajar," ujarnya.

Murthalamuddin menambahkan, semangat merawat perdamaian juga sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fadh), yang menempatkan keberlanjutan perdamaian sebagai salah satu agenda strategis pembangunan daerah.

"Semua kita memiliki tugas dalam memperkuat dan merawat perdamaian. Ini juga menjadi bagian dari visi dan misi Gubernur Aceh dan Wakil Gubernur Aceh, Mualem-Dek Fadh, yakni menjaga keberlanjutan perdamaian yang telah terbangun di Aceh. Kami ingin generasi muda menjadi pelopor yang terus menyuarakan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan melalui karya-karya kreatif mereka," katanya.

Terakhir Murthala berharap pelajar tidak hanya menunjukkan kreativitas dalam memproduksi konten digital, tetapi juga menjadi duta perdamaian yang mampu menyebarluaskan pesan persatuan, toleransi, dan semangat kemerdekaan kepada masyarakat luas, sekaligus memastikan nilai-nilai damai terus hidup dan diwariskan kepada generasi Aceh di masa mendatang, tuturnya.

Sesuai konsep lomba, peserta diminta menggabungkan dua momentum penting, yakni Hari Perdamaian Aceh ke-21 dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dalam satu karya video reels. Materi video bersifat bebas selama tetap selaras dengan tema dan ketentuan yang telah ditetapkan panitia.

Selain lomba video reels, Dinas Pendidikan Aceh juga mengadakan lomba puisi bertema pahlawan sebagai bagian dari rangkaian Gebyar Kreativitas Pelajar Aceh 2026.

Pendaftaran dan pengunggahan karya dilakukan secara daring melalui tautan https://s.id/LOMBA_VIDEO_REELS_DISDIK_ACEH2026⁠ atau dengan memindai kode QR yang tersedia pada poster resmi. Peserta juga diwajibkan mengikuti akun Instagram @dinaspendidikanaceh, menandai akun tersebut dalam unggahan, serta menyertakan tagar yang telah ditentukan panitia.

Masa tayang video berlangsung pada 1-10 Agustus 2026, dilanjutkan dengan penilaian dewan juri pada 11-14 Agustus 2026. Para pemenang akan diumumkan pada 16 Agustus 2026, sehari menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Panitia menyiapkan uang pembinaan dan sertifikat bagi para pemenang di masing-masing cabang lomba, meliputi juara I, II, III, serta harapan I, II, dan III.[*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
dishes