Sebanyak 345 Orang Divaksin Covid-19 di BACH, Total 90.336
Font: Ukuran: - +
Suasana kegiatan vaksinasi Covid-19 massal di Banda Aceh Convention Hall, Senin (20/12/2021). [Foto: Ist]
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Aceh, Muhammad Iswanto, mengatakan, sebanyak 345 orang disuntik vaksin covid-19 pada Senin 20/12 hari ini, di Banda Aceh Convention Hall. Dengan penambahan itu, kini tercatat sebanyak 90.336 orang yang telah divaksin dalam gelaran yang dilaksanakan oleh pemerintah Aceh itu.
Iswanto mengatakan, pada hari ini sebanyak 83 orang disuntik vaksin dosis 1 dan 193 lainnya dosis 2. Sebanyak 2 lainnya, ujar Kepala Biro Humas dan Protokol itu, merupakan tenaga kesehatan yang disuntik dosis 3 vaksin moderna.
Iswanto menyebutkan, ribuan orang yang divaksin tersebut tidak lepas dari kerja keras para vaksinator. Mereka bekerja sampai sore hari, dengan tujuan melayani seluruh masyarakat Aceh.
Mereka lanjut Iswanto, telah menunjukkan dedikasi tinggi untuk menjaga rakyat Aceh sehingga tidak tertular virus covid-19.
Lebih lanjut, Muhammad Iswanto yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, mengatakan antusiasme masyarakat disuntik vaksin masih tinggi. Hal itu menandai bahwa masyarakat percaya akan adanya covid-19 dan salah satu ikhtiar menghilangkan covid adalah dengan cara vaksinasi. Mereka atau masyarakat yakin sepenuhnya vaksin yang digunakan aman dan halal.
“Usaha bersama vaksinasi ini bagian dari ikhtiar kita melawan dan memutuskan mata rantai covid-19 di Aceh,” kata Iswanto.
Saat ini, lanjut Iswanto, masyarakat Aceh patut bersyukur. Angka kasus positif harian terus berkurang. Demikian juga dengan angka kematian. Semua itu, kata Iswanto karena disiplin masyarakat yang terus meningkat dan mereka yang mengikuti vaksinasi covid-19 juga semakin banyak. []
- Percepat Pemulihan Covid-19, Kodim 0104/Atim Gelar Serbuan Vaksinasi di Dua Lokasi
- Keberangkatan Umrah Kembali Ditunda Hingga 2022, Rencana Awal Pada 23 Desember 2021
- Terdeteksi 3 Kasus Omicron Masuk RI, Penerbangan Internasional Belum Ditutup
- Cegah Lonjakan Omicron, Belanda Berlakukan Lockdown Saat Nataru