DIALEKSIS.COM | Jantho - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mendorong nelayan memanfaatkan informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum melaut.
Asisten II Sekda Aceh Besar M Ali mengatakan, pemahaman terhadap kondisi cuaca penting bagi nelayan karena aktivitas di laut memiliki risiko yang dipengaruhi perubahan cuaca dan kondisi perairan.
“Ini sangat penting untuk memberikan pemahaman tentang cuaca agar para nelayan dapat mengantisipasi serta menghindari cuaca buruk saat mencari rezeki di lautan atau menangkap ikan,” ujar M Ali saat menghadiri Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) 2026 di Gampong Lambada Lhok, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Sabtu (12/9/2026).
Ia meminta nelayan memanfaatkan teknologi untuk memperoleh prakiraan cuaca sehingga dapat menentukan waktu yang lebih aman untuk melaut.
Anggota Komisi V DPR RI Ghufran Zainal Abidin yang membuka kegiatan tersebut meminta 102 peserta mengikuti pembekalan BMKG dengan serius dan membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada nelayan lainnya.
Kepala BBMKG Wilayah I Hendro Nugroho mengatakan, SLCN menjadi sarana mempertemukan pengetahuan ilmiah BMKG dengan pengalaman nelayan dalam membaca kondisi laut.
Koordinator BMKG Aceh Cucu Kusmayancu menambahkan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi kebencanaan, memperkuat penyampaian peringatan dini cuaca ekstrem, serta mengurangi risiko bencana bagi nelayan. [*]