Rabu, 21 Oktober 2026
Beranda / Berita / Aceh Bersiap Hadapi Hujan Lebat, Ini Wilayahnya

Aceh Bersiap Hadapi Hujan Lebat, Ini Wilayahnya

Rabu, 21 Oktober 2026 10:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Redaksi

Ilustrasi logo BMKG. Foto: Ist


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Provinsi Aceh selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 21 - 23 Oktober 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang.

Berdasarkan laporan resmi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh yang diterima Dialeksis, Rabu (21/10/2026), kondisi atmosfer di wilayah Aceh menunjukkan peningkatan aktivitas pembentukan awan hujan akibat sejumlah fenomena meteorologi.

BMKG mengidentifikasi aktifnya gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial, disertai daerah belokan angin serta konvergensi yang mendukung aktivitas konvektif atau pertumbuhan awan hujan.

Selain itu, suhu permukaan laut yang relatif hangat di Samudra Hindia sebelah barat Sumatera, serta perairan utara dan timur Aceh, turut meningkatkan pasokan uap air ke atmosfer.

Kombinasi faktor tersebut berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di sejumlah kabupaten dan kota, terutama pada sore hingga malam hari.

Rabu, 14 Daerah Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat

Untuk Rabu, 21 Oktober 2026, BMKG mencatat sedikitnya 14 kabupaten berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.

Wilayah tersebut meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, dan Nagan Raya.

Kendati demikian, BMKG belum memasukkan wilayah mana pun dalam kategori potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada Rabu.

Kamis, Potensi Hujan Meluas ke 15 Daerah

Memasuki Kamis, 22 Oktober 2026, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di 15 kabupaten/kota, yakni Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, dan Nagan Raya.

Sementara itu, Kabupaten Aceh Barat secara khusus masuk dalam wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang.

Prakiraan cuaca untuk ibu kota kabupaten/kota menunjukkan kondisi yang cukup beragam. Banda Aceh diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan dengan suhu berkisar 25 - 29 derajat Celsius. Sementara Sabang diprakirakan mengalami hujan pada malam hari dengan suhu 25 - 30 derajat Celsius.

Potensi hujan petir pada malam hari juga terlihat dalam prakiraan BMKG untuk Sigli, Subulussalam, Simpang Tiga Redelong, dan Blang Kejeren.

Di kawasan dataran tinggi, suhu udara relatif lebih rendah. Takengon diperkirakan berada pada kisaran 18 - 25 derajat Celsius, Simpang Tiga Redelong 17 - 24 derajat Celsius, dan Blang Kejeren 16 - 27 derajat Celsius.

Adapun suhu maksimum mencapai 31 derajat Celsius diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Lhoksukon, Subulussalam, dan Karang Baru.

Jumat, Enam Kabupaten Berpotensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat

BMKG memperingatkan potensi peningkatan intensitas hujan pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Sedikitnya enam kabupaten masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang, yakni Aceh Barat, Aceh Tenggara, Simeulue, Nagan Raya, Aceh Selatan, dan Gayo Lues.

Sementara itu, 11 kabupaten/kota lainnya berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat, yaitu Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Pidie, Pidie Jaya, dan Subulussalam.

Kondisi tersebut patut menjadi perhatian masyarakat, terutama mereka yang bermukim di kawasan rawan genangan, bantaran sungai, wilayah perbukitan, dan daerah dengan akses jalan yang rentan terganggu ketika hujan deras berlangsung.

Hujan berintensitas tinggi dan berlangsung lama dapat meningkatkan risiko banjir, tanah longsor, serta gangguan transportasi di wilayah yang memiliki kerentanan tersebut. Namun, peringatan BMKG ini merupakan prakiraan potensi cuaca, bukan laporan telah terjadinya bencana.

BMKG: Waspadai Perubahan Cuaca Sore hingga Malam

Dalam rekomendasinya, BMKG mengingatkan masyarakat agar mewaspadai hujan sedang hingga lebat yang dapat terjadi secara tiba-tiba, khususnya pada sore hingga malam hari.

Kondisi tersebut antara lain berkaitan dengan pemanasan intensif pada siang hari yang mendukung pertumbuhan awan hujan.

Masyarakat yang melakukan perjalanan darat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan ketika menghadapi hujan deras dan angin kencang.

BMKG turut menyarankan masyarakat menghindari aktivitas di kawasan sumber air, seperti danau, sungai, dan waduk, ketika terjadi hujan berintensitas tinggi atau hujan yang berlangsung dalam waktu lama.

Bagi pemerintah daerah dan instansi penanggulangan bencana, informasi prakiraan ini dapat menjadi bahan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama pada wilayah yang telah diidentifikasi memiliki potensi hujan lebat hingga sangat lebat.

Pantauan Satelit: Aceh Nihil Titik Panas

Di tengah peringatan potensi hujan tersebut, BMKG juga melaporkan tidak ditemukannya titik panas atau hotspot di seluruh wilayah Provinsi Aceh berdasarkan hasil pemantauan pada Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 00.00 hingga 23.59 WIB.

Hasil ini diperoleh melalui pengamatan sensor MODIS dan VIIRS menggunakan data satelit Terra, Aqua, Suomi NPP, serta NOAA-20.

Ketiadaan titik panas yang terdeteksi menjadi informasi positif terkait hasil pemantauan satelit pada periode tersebut. Namun, hasil ini tidak serta-merta menunjukkan bahwa seluruh potensi kebakaran hutan dan lahan telah hilang.

BMKG menegaskan pentingnya masyarakat terus mengikuti perkembangan informasi meteorologi, mengingat kondisi cuaca dapat berubah sesuai dinamika atmosfer.

Informasi prakiraan cuaca hingga tingkat wilayah dapat dipantau melalui laman resmi cuaca.bmkg.go.id atau aplikasi InfoBMKG.

Sementara itu, pembaruan peringatan dini cuaca jangka pendek dapat diakses melalui nowcasting.bmkg.go.id. 


Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI