Jum`at, 05 Juni 2026
Beranda / Berita / Dunia / Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Strategis, Bahas Perbatasan hingga Perlindungan PMI

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Strategis, Bahas Perbatasan hingga Perlindungan PMI

Kamis, 04 Juni 2026 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono bersama Menteri Luar Negeri Malaysia Dato' Seri Utama Haji Mohamad bin Haji Hasan memimpin Pertemuan ke-17 Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) Indonesia-Malaysia yang berlangsung di Kementerian Luar Negeri. [Foto: Humas Kemlu]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono bersama Menteri Luar Negeri Malaysia Dato' Seri Utama Haji Mohamad bin Haji Hasan memimpin Pertemuan ke-17 Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) Indonesia-Malaysia yang berlangsung di Kementerian Luar Negeri.

Pertemuan tersebut menegaskan eratnya hubungan Indonesia dan Malaysia sebagai negara tetangga, negara serumpun, sesama pendiri ASEAN, sekaligus mitra strategis di kawasan.

Di tengah meningkatnya dinamika dan ketidakpastian global, kedua negara sepakat untuk terus memperkuat kerja sama bilateral serta menjaga persatuan dan sentralitas ASEAN.

"Hubungan antara Indonesia dan Malaysia merupakan sebuah hubungan yang lebih dalam daripada sekadar hubungan bilateral dua negara, karena Indonesia dan Malaysia berbagi DNA, budaya, bahasa, perbatasan, dan banyak hal yang sama," kata Menlu Sugiono.

Sebagai tindak lanjut Konsultasi Tahunan ke-13 antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim tahun lalu, kedua menteri meninjau perkembangan hubungan bilateral dan membahas sejumlah agenda prioritas.

Beberapa isu yang menjadi fokus pembahasan antara lain penyelesaian perbatasan darat dan maritim, perlindungan warga negara Indonesia dan pekerja migran Indonesia (PMI), termasuk akses pendidikan bagi anak-anak PMI di Malaysia.

Selain itu, kedua negara juga membahas penguatan kerja sama di bidang ekonomi dan investasi, energi, konektivitas, industri halal, kesehatan, pendidikan, sains dan teknologi, serta sektor pariwisata.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Malaysia mencatat sejumlah kemajuan kerja sama strategis, termasuk pengelolaan perbatasan darat dan laut, penguatan konektivitas melalui rute Roll-on/Roll-off (Ro-Ro) Dumai-Melaka dan Johor-Batam, hingga peningkatan kerja sama pertahanan dan keamanan maritim.

Tidak hanya membahas isu bilateral, kedua menteri juga bertukar pandangan terkait perkembangan regional dan global. Indonesia dan Malaysia menegaskan pentingnya sentralitas ASEAN dalam menjaga stabilitas kawasan serta mendorong upaya perdamaian di Myanmar.

Kedua negara juga mendukung de-eskalasi konflik di Timur Tengah dan kembali menegaskan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Selain itu, Indonesia dan Malaysia sepakat memperkuat koordinasi di berbagai forum internasional guna memperjuangkan kepentingan bersama negara-negara Global South.

Menutup pertemuan, kedua menteri menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kemitraan Indonesia-Malaysia agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara sekaligus berkontribusi terhadap perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI