Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Dunia / Kritik atas Perang Gaza dan Iran, Spanyol Tarik Dubes dari Israel

Kritik atas Perang Gaza dan Iran, Spanyol Tarik Dubes dari Israel

Rabu, 11 Maret 2026 21:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Perdana Menteri negara itu, Pedro Sanchez, salah satu dari sedikit pemimpin sayap kiri di Eropa yang mengutuk serangan AS-Israel terhadap Iran. [Foto: AFP]


DIALEKSIS.COM | Madrid - Pemerintah Spanyol telah memutuskan untuk menarik duta besarnya untuk Israel, menurut lembaran resmi negara.

Langkah pada hari Rabu (11/3/2026) ini terjadi ketika Spanyol menjadi salah satu kritikus utama Uni Eropa terhadap perang genosida Israel di Gaza dan perang baru terhadap Iran yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel.

“Atas usulan Menteri Luar Negeri, Uni Eropa dan Kerja Sama, dan setelah pertimbangan oleh Dewan Menteri pada pertemuannya tanggal 10 Maret 2026, dengan ini saya memerintahkan pengakhiran penunjukan Ibu Ana María Sálomon Pérez sebagai Duta Besar Spanyol untuk Negara Israel,” demikian bunyi pengumuman tersebut.

Kedutaan Besar Spanyol di Tel Aviv akan dipimpin oleh seorang kuasa usaha, kata sebuah sumber di Kementerian Luar Negeri, menurut kantor berita Reuters.

Perdana Menteri negara itu, Pedro Sanchez, merupakan salah satu dari sedikit pemimpin sayap kiri di Eropa yang mengutuk serangan AS-Israel terhadap Iran sebagai "tidak dapat dibenarkan" dan mengatakan bahwa posisi Madrid  "tidak untuk perang".

Pemerintah Sanchez juga merupakan salah satu dari sedikit negara Eropa yang secara konsisten mengutuk tindakan Israel di Gaza. 

Pada bulan Oktober, parlemen Spanyol menyetujui pengesahan undang-undang embargo senjata total terhadap Israel, yang secara permanen melarang penjualan senjata, teknologi dwiguna, dan peralatan militer sebagai tanggapan terhadap genosida. [Aljazeera & Reuters]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI