Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Dunia / Skandal Korupsi Guncang Peru, Kongres Lengserkan Presiden Interim Jose Jeri

Skandal Korupsi Guncang Peru, Kongres Lengserkan Presiden Interim Jose Jeri

Rabu, 18 Februari 2026 12:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Presiden interim Peru, Jose Jeri, mengenakan selempang kepresidenan saat upacara pelantikan, di Lima, 10 Oktober 2025. [Foto: Reuters]


DIALEKSIS.COM | Lima - Kongres Peru pada hari Selasa (17/2/2026) memberikan suara untuk mencopot Presiden sementara José Jerí dari jabatannya karena menghadapi tuduhan korupsi, memicu gelombang baru ketidakstabilan politik hanya beberapa minggu sebelum pemilihan presiden negara itu pada bulan April.

Jerí sedang menjalani penyelidikan awal atas kasus korupsi dan suap, yang bermula dari serangkaian pertemuan yang tidak diungkapkan dengan dua eksekutif Tiongkok.

Dengan 75 suara mendukung, 24 menentang, dan 3 abstain, badan legislatif Peru memberikan suara untuk mencopot Jerí dari jabatannya yang telah ia duduki sejak 10 Oktober. Pendahulunya, Dina Boluarte, diberhentikan ketika gelombang kejahatan melanda negara itu.

Pencopotan Jerí dari jabatannya adalah babak terbaru dalam krisis politik yang berkepanjangan di negara yang telah memiliki tujuh presiden sejak 2016, dan akan segera mengadakan pemilihan umum di tengah protes publik yang meluas atas meningkatnya kejahatan kekerasan.

Para anggota parlemen akan memilih presiden baru dari antara mereka untuk memerintah hingga 28 Juli, ketika pemimpin sementara akan menyerahkan jabatan kepada pemenang pemilihan presiden 12 April. Jerí akan kembali ke posisinya sebagai anggota parlemen hingga 28 Juli, ketika Kongres baru juga mulai bertugas.

Tuduhan terhadap Jerí berasal dari laporan yang bocor mengenai pertemuan rahasia pada bulan Desember dengan dua eksekutif Tiongkok. Salah satu peserta memegang kontrak pemerintah aktif, sementara yang lain saat ini sedang diselidiki atas dugaan keterlibatan dalam operasi penebangan ilegal.

Jerí membantah melakukan kesalahan. Ia mengatakan bahwa ia bertemu dengan para eksekutif untuk menyelenggarakan perayaan Peru-Tiongkok, tetapi lawan-lawannya menuduhnya melakukan korupsi.

Meskipun terjadi pergantian presiden yang terus-menerus, ekonomi Peru tetap stabil.

Negara Andes ini memiliki rasio utang luar negeri terhadap produk domestik bruto sebesar 32% pada tahun 2024, salah satu yang terendah di Amerika Latin, dan pemerintah telah menyambut investasi asing di bidang-bidang seperti pertambangan dan infrastruktur. [AP]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI