Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Dunia / Ukraina Laporkan Korban Jiwa, Moskow Sebut Ratusan Drone Berhasil Dicegat

Ukraina Laporkan Korban Jiwa, Moskow Sebut Ratusan Drone Berhasil Dicegat

Minggu, 26 April 2026 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Di wilayah Dnipropetrovsk tengah, serangan Rusia di empat distrik menewaskan satu orang dan melukai empat lainnya, kata Gubernur Oleksandr Ganzha. [Foto: Dnipropetrovsk via AFP]


DIALEKSIS.COM | Kyiv - Pejabat Ukraina mengatakan serangan Rusia di beberapa wilayah telah menewaskan sedikitnya lima orang dan merusak sebuah kapal di pelabuhan Odesa, sementara Moskow mengklaim telah mencegat lebih dari 200 drone Ukraina.

Serangan drone Rusia menewaskan dua orang pada hari Sabtu (25/4/2026) di wilayah Sumy, timur laut Ukraina, menurut Gubernur Oleh Hryhorov. Ia mengatakan warga sipil terkena serangan di Bilopil dekat perbatasan Rusia.

Di wilayah Dnipropetrovsk tengah, serangan Rusia di empat distrik menewaskan satu orang dan melukai empat lainnya, kata Gubernur Oleksandr Ganzha.

Di wilayah Kherson selatan, Gubernur Oleksandr Prokudin mengatakan penembakan Rusia melukai tujuh orang.

Lebih jauh ke timur, pasukan Rusia melancarkan lebih dari 700 serangan terhadap 50 permukiman di wilayah Zaporizhia selama 24 jam terakhir, menewaskan dua orang dan melukai empat lainnya, menurut Gubernur Ivan Fedorov.

Di wilayah Odesa, Wakil Perdana Menteri Oleksii Kuleba mengatakan pasukan Rusia kembali menargetkan infrastruktur pelabuhan.

“Serangan itu merusak fasilitas infrastruktur pelabuhan dan logistik, gudang, peralatan teknis, tangki penyimpanan kargo, gedung administrasi, serta transportasi barang,” kata Kuleba di Telegram.

Ia menambahkan bahwa sebuah kapal sipil berbendera Palau rusak saat sedang memuat barang di pelabuhan. Tidak ada laporan cedera pada awak kapal.

Angkatan udara Ukraina mengatakan telah menembak jatuh atau melumpuhkan 124 dari 144 drone yang diluncurkan oleh Rusia semalam dengan dampak yang tercatat di 11 lokasi.

Rusia melaporkan serangan drone Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pertahanan udaranya menghancurkan 203 drone Ukraina antara Sabtu malam dan Minggu pagi di wilayah Rusia dan Laut Hitam.

Kementerian tersebut mengatakan 95 pusat kendali drone Ukraina dihancurkan selama 24 jam sebelumnya.

Di wilayah Vologda Rusia, Gubernur Georgy Filimonov mengatakan lima orang terluka dalam serangan drone Ukraina terhadap kompleks nitrogen.

Di Sevastopol, Krimea, yang dianeksasi oleh Rusia, puing-puing dari drone yang jatuh menghantam departemen kardiologi sebuah rumah sakit, melukai satu orang, menurut Gubernur Mikhail Razvozhayev. Ia mengatakan 16 drone Ukraina ditembak jatuh di atas kota semalam.

Razvozhayev menambahkan bahwa puing-puing drone juga jatuh di rel kereta api, merusak saluran listrik di atas rel dan menyebabkan keterlambatan kereta.

Upaya perdamaian berlanjut

Serangan terbaru ini terjadi ketika upaya diplomatik untuk mengakhiri perang, yang kini memasuki tahun keempat, masih terhenti.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengatakan ia menandatangani perjanjian kerja sama keamanan dan energi dengan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev di Baku pada hari Sabtu.

Zelenskyy mengatakan Kyiv ingin memanfaatkan pengalamannya dalam mempertahankan wilayah udara dari serangan Rusia. Ia juga mengatakan telah membahas kemungkinan untuk mengadakan pembicaraan di masa mendatang antara Ukraina dan Rusia di Azerbaijan.

“Kami siap untuk pembicaraan selanjutnya di Azerbaijan, jika Rusia siap untuk diplomasi,” kata Zelensky. [Aljazeera]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI