Sabtu, 26 September 2026
Beranda / Ekonomi / 17 Korcam Tani Merdeka Indonesia Terbentuk di Bireuen, Petani Didorong Makin Produktif

17 Korcam Tani Merdeka Indonesia Terbentuk di Bireuen, Petani Didorong Makin Produktif

Jum`at, 25 September 2026 15:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Bupati Bireuen Mukhlis saat menghadiri, kegiatan Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen di Aula Hotel Bireuen Jaya, Kamis (24/9/2026), bertepatan dengan Hari Tani Nasional. [Foto: MC Bireuen]


DIALEKSIS.COM | Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen, Aceh, mendorong penguatan pendampingan petani hingga tingkat kecamatan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Bupati Bireuen Mukhlis mengatakan, sektor pertanian menjadi salah satu penopang perekonomian daerah. Karena itu, peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani membutuhkan pendampingan yang berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Mukhlis saat menghadiri kegiatan Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen di Aula Hotel Bireuen Jaya, Kamis (24/9/2026), bertepatan dengan Hari Tani Nasional.

Menurut Mukhlis, keberadaan Koordinator Kecamatan (Korcam) Tani Merdeka Indonesia di 17 kecamatan dapat memperkuat komunikasi antara petani, organisasi pertanian, dan pemerintah.

“Jadilah jembatan komunikasi yang efektif antara petani, pengurus daerah, dan pemerintah. Dampingi petani kita agar mampu menghadapi tantangan pertanian modern, mulai dari ketersediaan sarana produksi hingga pemasaran hasil panen,” kata Mukhlis.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Cut Muhammad berharap pengurus Korcam segera menjalankan perannya dalam mendukung program pemerintah, terutama untuk memperkuat swasembada dan ketahanan pangan di setiap kecamatan.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Korcam dari 17 kecamatan menerima SK kepengurusan periode 2026–2031. Sejumlah kelompok tani juga menerima bantuan untuk mendukung kegiatan pertanian.

Mukhlis menegaskan Pemkab Bireuen siap bersinergi dengan Tani Merdeka Indonesia dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani. [e]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI