DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menekankan pentingnya kualitas pengelolaan usaha dalam keberhasilan sistem rantai dingin di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Penguatan sumber daya manusia pengelola koperasi dinilai menjadi kunci agar fasilitas seperti cold storage dan pabrik es benar-benar berdampak pada kesejahteraan nelayan.
Pelaksana Tugas Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Machmud mengatakan, rantai dingin tidak cukup hanya dibangun dari sisi infrastruktur. Menurutnya, pengelolaan pascapanen yang profesional akan menjaga mutu produk perikanan sekaligus meningkatkan daya saing di pasar.
“Keberhasilan rantai dingin sangat ditentukan oleh cara pengelolaannya, bukan semata ketersediaan sarana,” kata Machmud dalam keterangan resmi yang diterima pada Senin (9/2/2026).
Untuk itu, KKP memberikan bimbingan teknis pengelolaan usaha rantai dingin kepada pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di lokasi KNMP. Bimtek tersebut mencakup pengelolaan cold storage, pabrik es, hingga distribusi berpendingin agar sistem berjalan efisien dan berkelanjutan.
Direktur Pemberdayaan Usaha Ditjen PDSPKP, Catur Sarwanto, menyebut kegiatan ini diikuti sekitar 350 peserta dari 65 kabupaten/kota yang telah menerima sarana rantai dingin.
“Ini pembekalan bagi pengurus koperasi agar mampu mengelola fasilitas yang ada secara optimal,” ujarnya. [in]