DIALEKSIS.COM | Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menilai transportasi online kini menjadi salah satu pilar penting dalam menopang pertumbuhan UMKM berbasis digital di Indonesia. Karena itu, pemerintah mendorong kolaborasi lintas sektor agar ekosistem bisnis transportasi online tetap sehat dan berkelanjutan.
Maman mengatakan, keberadaan transportasi online tidak hanya berdampak pada mobilitas masyarakat, tetapi juga memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM. Melalui layanan pengantaran dan pemesanan digital, UMKM dinilai mampu menjangkau konsumen yang lebih luas dan meningkatkan volume penjualan.
“Transportasi online sudah menjadi bagian dari ekosistem UMKM yang menggerakkan ekonomi rakyat di berbagai daerah,” kata Maman dalam pernyataan resmi yang diterima pada Kamis (15/1/2026).
Pemerintah, lanjut Maman, berkepentingan memastikan perkembangan sektor ini tetap sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan yang diambil harus memberikan manfaat optimal, baik bagi mitra pengemudi, pelaku UMKM, maupun masyarakat secara luas. Hal ini dilakukan dengan terus memantau dinamika industri transportasi online yang berkembang pesat.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi digital, Maman menekankan pentingnya perlindungan bagi mitra pengemudi sebagai bagian dari keberlanjutan ekosistem. Menurutnya, kehadiran BPJS Ketenagakerjaan menjadi elemen penting dalam memberikan jaminan sosial bagi para mitra.
“Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan memberikan rasa aman bagi para mitra pengemudi. Ini menjadi fondasi hubungan yang sehat antara mitra dan platform,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah tidak berpihak pada salah satu pihak dalam ekosistem transportasi online. Baik perusahaan aplikasi, mitra pengemudi, maupun merchant UMKM dipandang sebagai satu kesatuan yang saling bergantung.
“Pemerintah bertugas menjaga keseimbangan ekosistem agar model bisnis ini tetap berjalan dengan baik dan berkeadilan,” kata Maman.
Ke depan, Maman berharap sinergi antara pemerintah, platform digital, dan lembaga perlindungan sosial dapat terus diperkuat guna mendorong ekosistem ekonomi digital yang inklusif serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. [in]