Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Haba Ramadan / PT PEMA Buka Puasa Bersama Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya

PT PEMA Buka Puasa Bersama Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya

Jum`at, 13 Maret 2026 16:00 WIB

Font: Ukuran: - +

PT PEMA Buka Puasa Bersama Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya. Foto: for Dialeksis 


DIALEKSIS.COM | Pidie Jaya - PT Pembangunan Aceh (Perseroda) menggelar kegiatan buka puasa bersama masyarakat di Gampong Meunasah Blang Cut, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan sekaligus ajang berbagi di bulan Ramadan, khususnya bagi masyarakat yang masih terdampak banjir sejak November 2025 lalu.

Direktur Utama PEMA, Mawardi Nur, mengatakan kehadiran PT PEMA dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat di bulan suci Ramadan.

“Kami ingin Ramadan ini menjadi momen untuk lebih dekat dengan masyarakat yang masih dalam proses pemulihan pascabanjir. Salam hangat juga dari Gubernur Aceh, Mualem. Beliau berharap masyarakat tetap diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah banjir ini,” ujar Mawardi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kuis interaktif berhadiah yang disambut antusias oleh anak-anak dan warga. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta penyerahan bantuan berupa mukena, sarung, dan Al-Qur’an kepada masyarakat setempat. Acara ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Sementara itu, Kepala Desa Gampong Meunasah Blang Cut, Muhammad Jamin, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT PEMA yang hadir di tengah masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT PEMA yang telah datang dan memberikan perhatian kepada masyarakat di sini. Selama kurang lebih tiga bulan kami terdampak banjir, dan kehadiran serta kepedulian ini menjadi penguat bagi kami,” ujarnya.

Dalam suasana penuh keakraban, perwakilan PT PEMA dan warga tampak berbincang santai sepanjang kegiatan berlangsung. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk mendengar langsung cerita serta melihat kondisi masyarakat yang masih dalam proses pemulihan pascabanjir.

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI