Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pertahanan dan Keamanan / Iduladha 2026, Kementan Perkuat Pengawasan Hewan Kurban dan Keamanan Daging

Iduladha 2026, Kementan Perkuat Pengawasan Hewan Kurban dan Keamanan Daging

Sabtu, 09 Mei 2026 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kementerian Pertanian memperketat pengawasan kesehatan hewan dan keamanan pangan asal hewan guna mencegah penyebaran penyakit zoonosis. [Foto: dok. Kementan]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kementerian Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan kesehatan hewan dan keamanan pangan asal hewan guna mencegah penyebaran penyakit zoonosis di tengah meningkatnya distribusi ternak antarwilayah.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pengawasan kesehatan hewan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan pangan nasional, khususnya saat mobilitas ternak meningkat menjelang Iduladha. 

Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh produksi, tetapi juga kualitas dan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat.

“Ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh produksi, tetapi juga kualitas dan jaminan keamanan produk pangan yang dihasilkan. SDM pertanian dan peternakan harus profesional, kompeten, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pangan yang aman, sehat, utuh, dan halal,” ujar Amran, Sabtu (9/5/2026).

Kementan juga memperkuat edukasi kepada peternak, petugas lapangan, dan masyarakat terkait pemeriksaan kesehatan hewan sebelum pemotongan, sanitasi dan higiene, hingga tata cara distribusi daging yang memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH). 

Langkah itu dilakukan untuk meminimalkan risiko penularan penyakit melalui hewan kurban maupun produk pangan asal hewan.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Idha Widi Arsanti, mengatakan penguatan kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam memperkuat sistem pencegahan penyakit hewan di lapangan. 

“Melalui sertifikasi, pelatihan, dan resertifikasi kompetensi, kita memastikan tenaga profesional di lapangan memiliki kemampuan yang adaptif dan mampu memberikan edukasi terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Selain itu, Kementan mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai sejumlah penyakit zoonosis seperti Anthrax, Brucellosis, Lumpy Skin Disease (LSD), Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), hingga infeksi cacing hati. Penyakit tersebut dapat menular melalui kontak langsung dengan hewan sakit maupun pangan asal hewan yang tidak ditangani secara tepat. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI