Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Nasional / Insiden KMP Ferrindo 5, Respons Cepat ASDP Jaga Rantai Pasok Jawa-Kalimantan

Insiden KMP Ferrindo 5, Respons Cepat ASDP Jaga Rantai Pasok Jawa-Kalimantan

Sabtu, 25 April 2026 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan lintasan Long Distance Ferry (LDF) Patimban-Pontianak tetap berjalan setelah KMP Ferrindo 5 yang sempat kandas berhasil dilepaskan. [Foto: dok. ASDP]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan lintasan Long Distance Ferry (LDF) Patimban-Pontianak tetap berjalan setelah KMP Ferrindo 5 yang sempat kandas berhasil dilepaskan. Kapal tersebut sebelumnya mengalami insiden di alur keluar Pelabuhan Pontianak pada Minggu (12/4/2026) malam akibat arus pasang dan angin kencang.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengatakan insiden tersebut langsung ditangani dengan mengutamakan aspek keselamatan dan kelancaran distribusi logistik.

“Setiap tahapan penanganan dilakukan secara terencana dan disiplin sesuai standar operasional agar layanan tetap aman dan terkendali,” ujar Windy dalam keterangan resmi yang diterima pada Sabtu (25/4/2026).

Ia menegaskan lintasan Patimban-Pontianak merupakan jalur strategis distribusi barang antara Pulau Jawa dan Kalimantan. Oleh karena itu, keberlangsungan operasional di jalur tersebut menjadi prioritas perusahaan, terutama dalam menjaga stabilitas pasokan logistik antarwilayah.

KMP Ferrindo 5 akhirnya berhasil dilepaskan pada Rabu (22/4/2026) pukul 19.10 WIB setelah melalui proses penanganan intensif. Sebelum kembali beroperasi, kapal menjalani pemeriksaan teknis menyeluruh untuk memastikan kelayakan dan keselamatan pelayaran, serta telah mengantongi Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

General Manager ASDP Cabang Pontianak, Adolf Enoch, menyebut selama proses evakuasi dilakukan koordinasi lintas pihak, termasuk optimalisasi peralatan dan dukungan kapal bantu. 

“Kami melakukan evaluasi berkala melalui safety meeting dan menyusun work plan terpadu agar proses pelepasan kapal berjalan efektif dan sesuai standar keselamatan,” katanya.

Selain fokus pada kapal, ASDP juga memastikan penumpang tetap tertangani dengan baik. Evakuasi dilakukan secara bertahap, kebutuhan logistik selama di kapal dipenuhi, serta disediakan fasilitas rumah singgah bagi penumpang yang melanjutkan perjalanan melalui jalur darat.

Setelah dinyatakan aman, KMP Ferrindo 5 kembali diberangkatkan menuju Patimban pada Kamis (23/4/2026). ASDP menilai keberhasilan penanganan insiden ini menjadi bagian dari upaya menjaga keandalan layanan penyeberangan sekaligus memastikan rantai pasok nasional tetap berjalan di tengah tantangan kondisi perairan. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI