Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Nasional / Pegawai Dapur MBG di Purbalingga Dipecat Usai Status ‘Rakyat Jelata’ Viral

Pegawai Dapur MBG di Purbalingga Dipecat Usai Status ‘Rakyat Jelata’ Viral

Selasa, 17 Maret 2026 17:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Arn

Ilustrasi dapur MBG. [Foto : Ist]


DIALEKSIS.COM | Purbalingga - Seorang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, dipecat setelah unggahan status WhatsApp (WA)-nya menuai kecaman publik.

Status yang menjadi sorotan tersebut berbunyi, “Peregangan sik, sebelum menghadapi komentar rakyat jelata yang kurang bersyukur.” Unggahan itu kemudian viral di media sosial setelah disebarluaskan oleh akun lokal.

Menanggapi polemik tersebut, yang bersangkutan telah menyampaikan permohonan maaf melalui klarifikasi tertulis. Ia mengakui kesalahannya dalam menggunakan diksi yang dinilai tidak pantas.

“Saya memohon maaf sebesar-besarnya atas postingan yang menimbulkan kegaduhan. Saya menyadari apa yang saya tulis tidak benar,” tulisnya. Ia juga berjanji akan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran agar lebih berhati-hati dalam berkomunikasi.

Koordinator Wilayah SPPI Kabupaten Purbalingga, Mei Sandra, membenarkan bahwa unggahan tersebut dibuat oleh seorang relawan di salah satu SPPG di wilayahnya.

“Betul, relawan tersebut berasal dari SPPG Purbalingga Karangreja Tlahab Lor 1, Yayasan Samingah Mendidik Indonesia. Status itu dibuat pada 15 Maret sekitar pukul 19.30 WIB,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, pihak pengelola telah menjatuhkan sanksi tegas berupa pemberhentian terhadap yang bersangkutan. Selain itu, ia juga diminta membuat video permohonan maaf kepada masyarakat.

“Relawan tersebut diberhentikan dari SPPG dan diminta membuat video permohonan maaf kepada masyarakat,” kata Mei.

Ia turut menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut dan menegaskan bahwa kejadian ini tidak mencerminkan standar pelayanan yang seharusnya dijalankan.

Menurutnya, peristiwa ini akan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh SPPG di Purbalingga untuk memperkuat standar operasional prosedur (SOP) serta menjaga etika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. [arn]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI