Kamis, 22 Oktober 2026
Beranda / Gaya Hidup / Olah Raga / Debut di Asia Langsung Emas, Abdil Majid Incar Paralimpiade Los Angeles 2028

Debut di Asia Langsung Emas, Abdil Majid Incar Paralimpiade Los Angeles 2028

Kamis, 22 Oktober 2026 18:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Debut pemuda berusia 17 tahun bernama Abdil Majid Rahman langsung berbuah medali emas di Asian Para Games 2026. [Foto: Raiky/kemenpora.go.id]


DIALEKSIS.COM | Nagoya - Debut pemuda 17 tahun asal Kabupaten Kampar, Riau, Abdil Majid Rahman, di Asian Para Games 2026 langsung berbuah medali emas.

Abdil Majid menjadi yang tercepat pada nomor 100 meter gaya dada klasifikasi SB7 di Nagoya City General Gymnasium (Rainbow Hall), Kamis (22/10/2026).

Ia mencatatkan waktu 1 menit 20,26 detik. Majid mengungguli atlet China Zhang Yilong yang finis dengan waktu 1 menit 21,98 detik dan Shahafiq bin Abdullah dari Malaysia dengan 1 menit 36,41 detik.

Majid mengaku pertandingan tersebut berlangsung menegangkan. Sebab, ini merupakan kali pertama dirinya tampil di level Asia. "Pertandingannya sangat seru dan menegangkan karena baru pertama kali ini bertanding di Asia," kata Majid.

Meski sempat merasakan gugup, atlet kelahiran 21 Februari 2009 itu mampu mengendalikan diri. Ia bahkan tetap bisa beristirahat dengan baik menjelang perlombaan.

"Ya dibilang nervous ya nervous karena baru pertama kan bertanding di Asia. Ya deg-degan tetapi saya berusaha untuk mengendalikan itu tadi," tuturnya.

Medali emas tersebut dipersembahkan Majid untuk orang tua, pelatih, serta seluruh pihak yang mendukungnya selama berkarier. "Medali ini saya persembahkan terutama untuk orang tuaku, terima kasih untuk pelatih juga, pelatih yang sudah melatihku Mas Agni, Mas Nano, Mbak Nonik dan juga semua yang dari SKODI," ucapnya.

Karier Meroket

Perjalanan Majid di dunia para renang terbilang cepat. Setelah bergabung dengan Sentra Khusus Olahragawan Disabilitas Indonesia (SKODI) pada 2023, performanya terus berkembang.

Pada Asian Youth Para Games 2025 di Uni Emirat Arab, Majid memborong empat medali emas dan dua perak. Ia kemudian meraih dua emas dan empat perak saat tampil di ASEAN Para Games 2025 di Thailand.

Kini, Majid telah memiliki emas Asian Para Games. Ia pun memasang target lebih besar, yakni tampil di Paralimpiade Los Angeles 2028. "Insya Allah ngejar sih, ada dua tahun lagi ngejar ke Los Angeles 2028," ujarnya.

"Saya akan berusaha sekuat mungkin untuk mendapatkan tiket di Los Angeles 2028," sambungnya.

Koordinator pelatih para renang Indonesia, Agni Herarta Anindya Satria, memuji perkembangan Majid. Menurutnya, Majid merupakan atlet yang memiliki semangat belajar dan terus ingin meningkatkan kemampuannya.

"Progresnya luar biasa pesat ya, karena memang anaknya semangat, mau belajar. Jadi kalau hasilnya bagus ya mungkin sudah sesuai dengan proyeksi," kata Agni.

Agni mengatakan Majid awalnya tidak ditargetkan meraih emas karena nomor SB7 biasanya digabung dengan SB8. Namun, pada Asian Para Games kali ini nomor SB7 dapat dipertandingkan secara terpisah.

"Majid kan tidak kita target ya, karena kelas SB7 itu sepi, biasanya digabung dengan SB8. Tapi ternyata di sini SB7 bisa dilombakan sendiri," jelasnya.

Tambahan emas dari Majid membuat tim para renang Indonesia telah mengoleksi tiga emas, dua perak, dan dua perunggu di Asian Para Games 2026. Raihan tersebut melampaui target awal satu medali emas.

"Alhamdulillah bersyukur. Support dari negara, dari NPC Indonesia dan sebagainya untuk menghadapi event ini luar biasa," pungkas Agni. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI