Rabu, 30 September 2026
Beranda / Gaya Hidup / Olah Raga / Kemenpora Sertifikasi 514 Tenaga Keolahragaan, 165 Lagi Disiapkan

Kemenpora Sertifikasi 514 Tenaga Keolahragaan, 165 Lagi Disiapkan

Selasa, 29 September 2026 18:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Kemenpora RI terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) keolahragaan melalui program pelatihan dan sertifikasi secara berjenjang di tingkat nasional dan internasional. [Foto: dok. Kemenpora]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus meningkatkan kompetensi tenaga keolahragaan melalui program pelatihan dan sertifikasi berjenjang, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Hingga September 2026, tercatat 514 tenaga keolahragaan prestasi telah tersertifikasi, terdiri dari 289 pelatih serta 225 wasit dan tenaga pendukung.

Salah satu program digelar melalui Pelatihan Wasit Nasional Cabang Olahraga Bulutangkis di Surabaya, Jawa Timur, pada 21-26 September 2026. Kegiatan yang bekerja sama dengan Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) itu diikuti 30 peserta yang telah melalui proses seleksi.

Peserta asal Sulawesi Tengah, Adhitya Pertiwi, menilai pelatihan tersebut memberikan pemahaman lebih mendalam terkait regulasi pertandingan dan profesionalisme wasit.

"Kursus ini tidak hanya memberikan penjelasan yang jelas mengenai peraturan, tetapi juga memberikan perspektif bagi kami untuk menjadi wasit profesional, baik di tingkat nasional maupun internasional," ujar Adhitya.

Selain bulutangkis, program peningkatan kapasitas juga dilakukan bersama pengurus pusat/pengurus besar cabang olahraga, National Paralympic Committee (NPC), serta federasi olahraga internasional.

Pelatihan telah berlangsung di sejumlah daerah, seperti Batam, Tangerang, Jakarta, Surakarta, Makassar, Bali, dan Surabaya. Cabang olahraga yang terlibat antara lain angkat besi, taekwondo, judo, voli pantai, menembak, panahan, basket 3x3, renang, open water swimming (OWS), bulutangkis, dan futsal.

Kemenpora juga memberikan pelatihan bagi tenaga classifier dan pelatih boccia untuk mendukung pembinaan atlet disabilitas.

Pada Oktober 2026, sekitar 165 tenaga keolahragaan masih akan mendapat peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan sertifikasi nasional maupun internasional.

Untuk pelatihan internasional, Kemenpora menghadirkan instruktur dari sejumlah federasi dunia, termasuk FIBA, World Aquatics, dan FIFA. Materi meliputi aspek teknis, metodologi kepelatihan, standar pertandingan, serta pendekatan pembinaan berbasis ilmu pengetahuan olahraga.

Melalui program tersebut, Kemenpora menargetkan kompetensi pelatih, wasit, dan tenaga pendukung semakin sesuai dengan standar federasi internasional sehingga dapat mendukung pembinaan dan prestasi olahraga Indonesia. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI