DIALEKSIS.COM | Jakarta - PT Dirgantara Indonesia, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) produsen pesawat terbang tengah menjalani uji terakhir pengetesan sertifikasi pesawat N219 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Jika lolos, maka jalan untuk memproduksi pesawat secara series akan terbuka lebar di awal tahun depan.
"Ini sudah tahap akhir, mudah-mudahan akhir tahun ini sertifikasinya selesai, dibuktikan dengan terbitnya Type Sertificate dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU)," kata Direktur Niaga PTDI Ade Yuyu Wahyuna kepada CNBC Indonesia, Jumat (11/12).
Ia menjelaskan, melalui uji terakhir ini, pilot yang mengambil kendali penerbangan untuk pengetesan bukan lagi berasal dari PT DI, melainkan dari otoritas atau authority on board. Tahap itu bisa ditempuh setelah pada masa awal lebih banyak pengetesan oleh internal sendiri.
PT Dirgantara Indonesia, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) produsen pesawat terbang tengah menjalani uji terakhir pengetesan sertifikasi pesawat N219 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Jika lolos, maka jalan untuk memproduksi pesawat secara series akan terbuka lebar di awal tahun depan.
"Ini sudah tahap akhir, mudah-mudahan akhir tahun ini sertifikasinya selesai, dibuktikan dengan terbitnya Type Sertificate dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU)," kata Direktur Niaga PTDI Ade Yuyu Wahyuna kepada CNBC Indonesia, Jumat (11/12).
Ia menjelaskan, melalui uji terakhir ini, pilot yang mengambil kendali penerbangan untuk pengetesan bukan lagi berasal dari PT DI, melainkan dari otoritas atau authority on board. Tahap itu bisa ditempuh setelah pada masa awal lebih banyak pengetesan oleh internal sendiri [.cnbcindonesia].