Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Parlemen Kita / Pengamanan Idul Fitri di Aceh Dinilai Kondusif, DPR Apresiasi Polda

Pengamanan Idul Fitri di Aceh Dinilai Kondusif, DPR Apresiasi Polda

Rabu, 25 Maret 2026 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Ratnalia

Anggota Komisi III DPR RI, H.T. Ibrahim, S.T., M.M., mengapresiasi kinerja Polda Aceh di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah serta masa libur panjang di Aceh. [Foto: Humas Demokrat Aceh]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, H.T. Ibrahim, S.T., M.M., mengapresiasi kinerja Polda Aceh di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah serta masa libur panjang di Aceh.

Menurut Ibrahim, situasi keamanan yang relatif kondusif menunjukkan kesiapsiagaan aparat kepolisian, khususnya dalam mengelola arus mudik, pengamanan pusat keramaian, hingga jalur transportasi utama di berbagai daerah.

“Secara umum, kita melihat pengamanan Idul Fitri di Aceh berjalan baik. Ini tentu tidak lepas dari kerja keras Kapolda Aceh dan seluruh jajaran yang telah mempersiapkan langkah-langkah strategis jauh hari sebelumnya,” kata Ibrahim kepada Dialeksis, Rabu (25/3/2026).

Ia menilai, pendekatan yang dilakukan Polda Aceh tidak hanya menitikberatkan pada penegakan hukum, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat. Hal ini terlihat dari keberadaan pos pengamanan dan pelayanan yang dinilai membantu masyarakat selama perjalanan mudik dan arus balik.

Meski demikian, Ibrahim memberikan sejumlah catatan untuk perbaikan ke depan, terutama dalam pelaksanaan Operasi Ketupat di Aceh. Ia mendorong agar koordinasi lintas sektor semakin diperkuat, termasuk dengan pemerintah daerah, dinas perhubungan, dan instansi terkait lainnya.

“Ke depan, kita harapkan pelayanan bisa lebih ditingkatkan, terutama di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Informasi lalu lintas juga perlu disampaikan lebih cepat agar masyarakat bisa mengantisipasi perjalanan mereka,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung pengamanan, seperti sistem pemantauan lalu lintas secara real-time dan layanan informasi berbasis digital yang mudah diakses masyarakat.

Ibrahim berharap capaian yang telah diraih Polda Aceh dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada momentum-momentum berikutnya. Menurut dia, rasa aman merupakan faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, khususnya pada hari besar keagamaan.

“Dengan sinergi yang kuat antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat, kita optimistis pengamanan ke depan akan semakin baik,” kata dia. [ra]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI