Rabu, 23 September 2026
Beranda / Pemerintahan / Keluhan Warga soal Desil Berubah, Pemkab Aceh Jaya Turun Langsung ke Gampong

Keluhan Warga soal Desil Berubah, Pemkab Aceh Jaya Turun Langsung ke Gampong

Selasa, 22 September 2026 21:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Kepala DPMPKB Aceh Jaya Dahrial Saputra bersama Kepala BPS Aceh Jaya Dr. Azwar turun langsung ke Gampong Panton Kabu, Kecamatan Panga, Senin (21/9/2026). [Foto: Prokopim AJ]


DIALEKSIS.COM | Calang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Jaya menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait perubahan posisi desil dalam data kesejahteraan setelah pemutakhiran data kependudukan 2026.

Kepala DPMPKB Aceh Jaya Dahrial Saputra bersama Kepala BPS Aceh Jaya Dr. Azwar turun langsung ke Gampong Panton Kabu, Kecamatan Panga, Senin (21/9/2026). Mereka berdialog dengan masyarakat dan aparatur gampong untuk mengetahui persoalan yang muncul dalam proses pemutakhiran data.

Dahrial mengatakan, akurasi data penting agar program pemerintah dapat diberikan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat. Aparatur gampong dan petugas SINK-NG diminta aktif memperbarui perubahan data penduduk.

“Persoalan desil ini menjadi perhatian kita. Kita berharap proses pendataan dapat diselesaikan oleh petugas SINK-NG di gampong bersama kepala desa, sehingga data yang tersedia benar-benar sinkron berdasarkan 41 variabel pendataan,” kata Dahrial.

Sementara itu, Azwar menjelaskan bahwa posisi desil tidak bersifat permanen. Perubahan dapat terjadi berdasarkan hasil pemutakhiran dan kondisi terbaru yang tercatat dalam sistem.

“Posisi desil tidak bersifat tetap. Perubahannya mengikuti hasil pemutakhiran dan kondisi terbaru yang tercatat dalam pendataan,” ujar Azwar.

Menurut Azwar, proses pembaruan data setelah seluruh tahapan pendataan selesai diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga bulan.

Pemkab Aceh Jaya juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat menyerahkan data pribadi, termasuk KTP. Data diminta hanya diberikan melalui pihak dan mekanisme resmi.

Pemkab Aceh Jaya berharap kolaborasi masyarakat, aparatur gampong, petugas pendataan, BPS, dan perangkat daerah dapat menghasilkan data kependudukan serta sosial ekonomi yang lebih akurat dan mutakhir. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI