Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / Mulai 2026, Perempuan Bisa Tes Kanker Serviks Sendiri di Rumah, Gratis!

Mulai 2026, Perempuan Bisa Tes Kanker Serviks Sendiri di Rumah, Gratis!

Rabu, 28 Januari 2026 19:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Ilustrasi. Skrining kanker leher rahim menggunakan pemeriksaan DNA HPV melalui self-sampling. [Foto: mandayahospitalgroup]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah resmi mengintegrasikan skrining kanker leher rahim ke dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) mulai 2026. Kebijakan ini mencakup pemeriksaan DNA HPV dan metode self-sampling, yang memungkinkan perempuan mengambil sampel sendiri dengan pendampingan tenaga kesehatan. 

Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat deteksi dini, menurunkan angka keterlambatan penanganan, memperluas akses skrining, meningkatkan partisipasi perempuan, dan menargetkan eliminasi kanker leher rahim pada 2030.

“Integrasi skrining ke dalam Program Cek Kesehatan Gratis merupakan respon nyata pemerintah untuk mencegah keterlambatan penanganan dan progresivitas lesi pra-kanker,” ujar Wakil Menteri Kesehatan Prof. Dante Saksono Harbuwono. 

Pemeriksaan DNA HPV melalui self-sampling diyakini dapat meningkatkan partisipasi perempuan yang selama ini rendah mengikuti pemeriksaan konvensional.

Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, menegaskan bahwa metode self-sampling lebih nyaman dan mudah diterima. 

“Perempuan dapat mengambil sampel sendiri, namun tetap didampingi petugas kesehatan, sehingga lebih praktis dan tidak menakutkan,” katanya. Pemerintah juga menyiapkan tindak lanjut jelas bagi hasil skrining positif, termasuk terapi ablasi termal di puskesmas.

Selain itu, skrining DNA HPV akan mulai dimasukkan dalam paket medical check-up (MCU) di fasilitas kesehatan, seiring integrasi MCU ke Program CKG. Pemerintah menanggung seluruh biaya skrining, sementara BPJS Kesehatan akan menangani tahap rujukan dan pengobatan lanjutan. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI