Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / Muzakir Manaf Lepas Ribuan Peserta Mudik Gratis Pemerintah Aceh

Muzakir Manaf Lepas Ribuan Peserta Mudik Gratis Pemerintah Aceh

Minggu, 15 Maret 2026 11:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Muzakir Manaf melepas peserta Mudik Gratis Pemerintah Aceh di Depo Trans Koetaradja, Minggu (15/3). Program dari Dinas Perhubungan Aceh ini membantu masyarakat pulang kampung menjelang Idul Fitri 1447 H dengan lebih aman dan terjangkau. Foto: Humas Provinsi Aceh


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf resmi melepas rombongan peserta Program Mudik Gratis Pemerintah Aceh dari Depo Trans Koetaradja, Minggu (15/3). Program yang diselenggarakan melalui Dinas Perhubungan Aceh itu disiapkan untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H dengan aman, nyaman, dan terjangkau.

Acara pelepasan dihadiri oleh pejabat tinggi daerah dan instansi vertikal, termasuk unsur kepolisian, kejaksaan, lembaga akademik, serta kepala daerah setempat tanda dukungan luas bagi program mudik yang digelar pemerintah provinsi. Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyerahkan santunan kepada anak yatim sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.

Muzakir menyebut tradisi mudik sebagai momentum penting untuk menjaga silaturahmi dan kebersamaan keluarga. “Tradisi mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi momen mempererat silaturahmi dan menghadirkan kembali kehangatan kebersamaan di rumah,” ujarnya.




Kepala Dinas Perhubungan T. Faisal menyatakan program mudik gratis kali ini mendapat respons besar dari publik. Dari pendaftar daring tercatat 3.328 orang di laman pendaftaran, sementara kuota angkutan darat yang disediakan pemerintah sebanyak 2.070 orang. Untuk melayani pemudik, Dishub menyiapkan 122 unit kendaraan 27 bus besar dan 95 unit Hiace  yang dibagi ke 18 rute menuju berbagai kabupaten/kota, khususnya wilayah yang sempat terdampak bencana hidrometeorologi. T. Faisal juga memastikan seluruh armada menjalani pemeriksaan kelaikan (ramp check) dan pengemudi diperiksa kondisi kesehatannya, termasuk tes urin.


Selain layanan darat dari pemerintah provinsi, program mudik tahun ini mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan dan sejumlah BUMN sehingga kuota tambahan tersedia. Untuk rute kepulauan, disediakan angkutan laut dengan delapan rute memakai kapal ro-ro dan kapal cepat, yang totalnya menambah kapasitas signifikan. Dengan semua dukungan itu, total kuota mudik gratis di Aceh tahun ini mencapai 6.421 orang, kata Faisal.

Para peserta tampak antusias saat pemberangkatan. Putri, salah satu pemudik yang akan menuju Medan, mengaku lega karena akhirnya mendapat kesempatan pulang setelah setahun tidak bertemu keluarga. “Alhamdulillah senang sekali bisa ikut mudik gratis. Tahun lalu tidak kebagian, tahun ini akhirnya dapat,” ujarnya sambil tersenyum. Putri

Pemerintah menegaskan program ini juga bertujuan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi selama arus mudik”upaya yang diharapkan menekan potensi kecelakaan dan membantu kelancaran distribusi selama periode libur. Seluruh peserta diberangkatkan secara bertahap dari 15 hingga 17 Maret 2026.




Di tengah naiknya harga tiket menjelang Lebaran, program mudik gratis dinilai menjadi solusi sosial-ekonomi yang nyata: meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga keselamatan dan ketertiban di jalan. Dukungan lintas institusi menjadi kunci agar program berjalan lancar dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi warga Aceh.

Universitas Syiah Kuala turut hadir pada acara pelepasan sebagai wujud sinergi akademik dan pemerintah daerah, sementara instansi lain seperti BNN Aceh juga ikut memberi dukungan dalam pengawasan dan keselamatan.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI