DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Safari Ramadan yang dirangkai dengan sahur bersama kader menjadi momentum konsolidasi internal Partai Demokrat di Aceh. Dalam pertemuan yang digelar di Kantor DPD Demokrat Aceh, Luengbata, Banda Aceh, Rabu (26/2/2026) dini hari, Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa Demokrat Aceh tidak boleh berpuas diri dan harus mulai menatap 2029 dengan kerja politik yang lebih terstruktur dan menyeluruh.
Riefky yang juga menjabat Menteri Ekonomi Kreatif serta Sekjen Majelis Tinggi Partai Demokrat itu menyampaikan, soliditas Demokrat Aceh selama ini memang dikenal kuat secara nasional. Namun, menurutnya, kekuatan tersebut harus terus dirawat dan diperluas.
“Soliditas Demokrat Aceh sudah dikenal kuat secara nasional. Tapi itu tidak cukup. Kita harus terus bergerak dan membangun kekuatan dari bawah,” tegas Riefky di hadapan jajaran DPD, DPC, anggota DPRK, serta kader partai.
Ia menekankan, konsolidasi menuju 2029 bukan sekadar soal target penambahan kursi legislatif, melainkan bagaimana partai mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
“Jangan hanya berpikir kursi. Kita harus berpikir bagaimana berbuat lebih banyak untuk rakyat. Itu yang akan menentukan kepercayaan publik,” ujarnya.
Riefky juga mengingatkan agar Demokrat tidak menjadi partai yang eksklusif. Ia mendorong seluruh struktur partai membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda, tokoh masyarakat, dan berbagai latar belakang profesi untuk bergabung.
“Demokrat harus jadi rumah besar. Kita butuh bintang-bintang baru, kader-kader yang siap tampil di legislatif maupun eksekutif,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan salam dan arahan dari Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono, sekaligus memastikan komitmen kepemimpinan pusat untuk terus memberi perhatian terhadap penguatan struktur dan agenda politik Demokrat di Aceh.
Menutup arahannya, Riefky menekankan pentingnya menjaga etika politik dan memperkuat silaturahmi sebagai fondasi kekuatan partai.
“Berpolitik harus santun, riang, dan beretika. Dengan soliditas dan kerja nyata, 2029 harus menjadi titik balik kebangkitan Demokrat,” pungkasnya.
Acara sahur bersama tersebut turut dihadiri Plt Ketua DPD Partai Demokrat Aceh Rian Syaf, Sekretaris Arif Fadillah, Bendahara Nurdiansyah Alasta, anggota DPR RI HT Ibrahim, pengurus DPD Demokrat, para ketua DPC, serta anggota DPR Aceh.