Senin, 15 Juni 2026
Beranda / Gaya Hidup / Seni - Budaya / Festival Seni dan Budaya Aceh 2026 Dorong Pelestarian Budaya dan Kreativitas Seniman

Festival Seni dan Budaya Aceh 2026 Dorong Pelestarian Budaya dan Kreativitas Seniman

Minggu, 14 Juni 2026 15:00 WIB

Font: Ukuran: - +

UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh kembali menghadirkan Festival Seni dan Budaya Aceh 2026 sebagai upaya nyata dalam melestarikan sekaligus memajukan seni dan budaya Aceh. [Foto: Disbudpar Aceh]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh kembali menghadirkan Festival Seni dan Budaya Aceh 2026 sebagai upaya nyata dalam melestarikan sekaligus memajukan seni dan budaya Aceh. Kegiatan yang mengusung tema "Seni Meuseuni, Budaya Meujaga"

Sambutan pembukaan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Dedy Yuswadi, yang diwakili oleh Kepala UPTD Taman Seni Dan Budaya Aceh, Cut Rita Mutia, menyampaikan bahwa festival ini merupakan wadah apresiasi bagi para pelaku seni sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat untuk lebih mengenal kekayaan budaya Aceh yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Festival ini menghadirkan beragam pertunjukan seni, mulai dari tari tradisional, musik Aceh, sastra Aceh, hingga teater Aceh. Melalui berbagai sajian tersebut, masyarakat diajak untuk menikmati pertunjukan yang tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperluas wawasan tentang kekayaan khazanah seni dan budaya yang dimiliki Aceh.

“Melalui festival ini, kami berharap masyarakat semakin menyadari bahwa Aceh memiliki warisan seni dan budaya yang sangat kaya. Menjaga dan mengembangkannya merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Cut Rita Mutia.

Lebih lanjut disampaikan bahwa karya-karya seni yang diciptakan para seniman Aceh tidak hanya dipertahankan dalam bentuk aslinya, tetapi juga terus dihidupkan kembali melalui berbagai inovasi dan penyajian yang relevan dengan perkembangan zaman. Meski demikian, nilai-nilai, makna, dan pesan yang terkandung dalam setiap karya tetap dijaga agar tidak kehilangan jati dirinya.

Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh juga memberikan apresiasi kepada para seniman yang selama ini telah berkontribusi dalam menjaga eksistensi dan perkembangan kesenian daerah. Kreativitas, dedikasi, serta komitmen para seniman dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya Aceh.

Pada tahun 2026, UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh turut melaksanakan Program Publik Kementerian Kebudayaan berupa Manajemen Talenta Nasional yang mencakup kegiatan pelatihan, residensi, dan ekspose talenta. Program tersebut akan difokuskan pada tiga cabang seni, yaitu seni pertunjukan, musik, dan seni rupa.

Selain pelaksanaan program tersebut, UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh juga telah menjadwalkan penyelenggaraan Festival Seni dan Budaya Aceh kedua yang akan berlangsung pada 20 Juni 2026. Festival tersebut akan menghadirkan berbagai karya dan pertunjukan seni yang berbeda sebagai bentuk keberlanjutan ruang ekspresi bagi para seniman Aceh.

Melalui penyelenggaraan festival ini, diharapkan semangat pelestarian budaya terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi sarana memperkuat identitas budaya Aceh di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.[*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI