Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Gaya Hidup / Seni - Budaya / Museum Aceh Revitalisasi Label Maket Masjid Raya Baiturrahman

Museum Aceh Revitalisasi Label Maket Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu, 16 Mei 2026 14:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Museum Aceh melakukan revitalisasi label deskripsi pada maket Masjid Raya Baiturrahman sebagai upaya meningkatkan kualitas penyajian informasi kepada pengunjung. [Foto: dok. Museum Aceh]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Museum Aceh melakukan revitalisasi label deskripsi pada maket Masjid Raya Baiturrahman sebagai upaya meningkatkan kualitas penyajian informasi kepada pengunjung. Pembaruan dilakukan dengan mengganti label lama yang telah usang menjadi desain yang lebih modern, informatif, dan edukatif.

Kasi Koleksi dan Bimbingan Edukasi Museum Aceh, Nurhasanah, mengatakan revitalisasi label dilakukan agar pengunjung lebih mudah memahami nilai sejarah dan informasi koleksi yang dipamerkan.

“Label deskripsi merupakan bagian penting dalam penyajian koleksi museum. Melalui pembaruan ini, kami ingin menghadirkan informasi yang lebih menarik, mudah dibaca, dan sesuai dengan kebutuhan pengunjung masa kini,” ujarnya, yang dilansir pada Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, label lama sebelumnya mengalami berbagai kendala, mulai dari kondisi fisik yang pudar dan rusak hingga tampilan yang kurang menarik. Selain itu, beberapa informasi juga perlu diperbarui agar lebih relevan dan akurat.

Revitalisasi tersebut difokuskan pada koleksi kelompok historika, termasuk maket Mesjid Raya Baiturrahman yang memiliki nilai sejarah penting bagi masyarakat Aceh. Dalam proses pembaruan, Museum Aceh menghadirkan desain label dengan tata letak yang lebih rapi serta pendekatan interpretatif yang diharapkan mampu meningkatkan interaksi pengunjung dengan koleksi museum.

Nurhasanah menambahkan, pembaruan label deskripsi tidak hanya meningkatkan estetika pameran, tetapi juga memperkuat fungsi edukatif museum sebagai ruang belajar sejarah bagi masyarakat.

Ke depan, Museum Aceh juga berencana mengembangkan penyajian koleksi dengan integrasi teknologi digital guna menciptakan pengalaman museum yang lebih interaktif dan relevan dengan perkembangan zaman. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI