DIALEKSIS.COM | Meulaboh - Upaya pelestarian Makam Pahlawan Nasional terus dilakukan oleh Kodam IM. Atas inisiasi dan perintah langsung dari Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), kepada Komandan Korem 012/Teuku Umar (Danrem 012/TU), untuk merenovasi sejumlah fasilitas di Kompleks Makam Pahlawan Nasional Teuku Umar.
DIALEKSIS.COM | Jantho - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar terus mengupayakan pengusulan Panglima Teuku Nyak Makam sebagai Pahlawan Nasional. Sebagai langkah konkret, dilakukan Seminar Usulan Pahlawan Nasional Panglima Teuku Nyak Makam yang digelar di Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Besar, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (5/2/2025).
DIALEKSIS.COM | Calang - Jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Jaya melakukan ziarah ke makam dan rumah mantan Kepala Kemenag Aceh Jaya Pertama pasca pemekaran pada 2022, almarhum HM. A. Hanafiah Bin Hasan di kediaman almarhum di Gampong Meunasah Rambot, Kecamatan Kaway XVI Meulaboh Kabupaten Aceh Barat.
DIALEKSIS.COM | Feature - Kompleks makam Teungku Syiah Kuala atau Syekh Abdurrauf As Singkili, salah satu ulama besar Aceh yang memiliki pengaruh besar dalam penyebaran Islam di Nusantara, menjadi saksi bisu sejarah yang tak lekang oleh waktu.
DIALEKSIS.COM | Meulaboh - Lima situs yang ditetapkan mencakup Makam Teuku Umar, Masjid Tuha Meugo, Quran Kuno Panton Reu, Makam Pocut Baren, dan Masjid Tuha Gunung Kleng.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Di jantung Banda Aceh, di antara hiruk pikuk kota yang perlahan merajut kembali ingatannya, berdiri sebuah tempat yang menyimpan kisah-kisah bisu dari masa lalu. Tempat itu bernama Kerkhof Peucut, sebuah pekuburan sunyi yang luasnya mencapai 150 x 200 meter, tersembunyi di belakang Museum Tsunami Aceh di Jalan Teuku Umar, Kampung Sukaramai.
DIALEKSIS.COM | Jantho - Menjelang peringatan Hari Pahlawan pada 10 November, ratusan ASN dari Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar melaksanakan kegiatan gotong royong bertajuk Satu Jam Memungut Sampah di Makam T. Panglima Polem, di Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (7/11/2024).
Merasa terpanggil untuk menghargai jasa pahlawan, apalagi wanita Aceh ini dikenal gigih melawan penjajah dan tidak menyerah hingga nafas terahir, TNI ahirnya memberikan penghormatan khusus kepada pahlawan Cut Mutia dengan melakukan pemugaran makamnya.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pj Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si ikut serta bersama Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Niko Fahrizal dan Kapolda Aceh Irjen Pol Achmad Kartiko serta unsur Forkopimda Aceh lainnya dalam upacara ziarah nasional yang dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan Aceh, pada Jumat pagi (4/10/2024).
DIALEKSIS.COM | Bireuen - Bakal Calon Gubernur Aceh yang juga Mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Muzakir Manaf alias Mualem, bersama sejumlah ulama kharismatik Aceh menghadiri pemakaman almarhum Tgk H. Muhammad Yusuf A. Wahab, atau yang lebih dikenal sebagai Tu Sop. Almarhum pada Minggu (8/9/2024) pukul 11.30 WIB di kompleks Dayah Babussalam Al-Aziziyah Putra, Gampong Blang Mee Barat, Kecamatan Jeunib, Bireuen.
DIALEKSIS.COM | Bireuen - Jenazah ulama kharismatik Aceh yang juga bakal calon wakil Gubernur Aceh yang berpasangan dengan Bustami Hamzah, almarhum H Muhammad Yusuf A Wahab atau akrab disapa Tu Sop akan dikebumikan di Dayah Babussalah Al-Aziziyah putra yang di terletak di Gampong Blang Mee Barat, Kecamatan Jeunib.
DIALEKSIS.COM | Jantho - Menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 79 Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto S.STP, MM bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan ziarah, Doa dan tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional Laksamana Malahayati di Gampong Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Kamis (15/8/2024).
DIALEKSIS.COM | Nasional - Ziarah kubur telah menjadi tradisi yang melekat bagi umat Islam di Indonesia. Selain untuk mendoakan arwah orang yang sudah meninggal, ziarah kubur juga termasuk salah satu amaliah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Tim Inventarisasi Objek Dugaan Cagar Budaya (ODCB) menyebutkan, nisan makam kuno yang berada di kawasan pembangunan bendungan Krueng Keureuto merupakan produk kebudayaan dari era Samudra Pasai dan bukan pasukan muslimin seperti klaim masyarakat setempat.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan bakti sosial (baksos) yang dipusatkan di Makam Syiah Kuala, Gampong Deah Raya, Banda Aceh, Sabtu, 21 Oktober 2023. Baksos ini merupakan serangkaian kegiatan dari peringatan milad ke-62 kampus tersebut.
Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan mengatakan, baksos yang dilakukan sivitas bersama mahasiswa merupakan bagian dari satu dari tiga tri dharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian.
DIALEKSIS.COM | Dunia - Sebuah rumah duka yang menawarkan pemakaman ramah lingkungan sedang diselidiki setelah lebih dari 115 jenazah ditemukan disimpan secara tidak benar di properti tersebut, menurut pihak berwenang.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Besok Sabtu (30/9/2023) akan digelar sebuah diskusi yang sangat relevan di wilayah Bener Meriah dan Aceh Utara. Diskusi ini berfokus pada penolakan tegas masyarakat Gayo terhadap pembongkaran makam leluhur mereka yang terletak di kawasan pembangunan bendungan waduk Krueng Keureuto, yang terjadi beberapa pekan yang lalu.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Tim ahli sejarah dan arkeolog berhasil mengidentifikasi makam kuno yang diperkirakan berasal dari abad ke-13 hingga ke-14 Masehi.
Apa yang membuat penemuan ini semakin menarik adalah ciri nisan yang sangat mirip dengan nisan yang biasa ditemukan di Kesultanan Perlak dan Kesultanan Samudera Pasai, dua kerajaan maritim bersejarah yang pernah mendominasi wilayah ini.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Antropolog Aceh Dr. Muhajir Al Fairusy mengatakan, penemuan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) di tepi sungai Krueng Keureuto bagian pedalaman yang kini menjadi areal lokasi Bendungan Keureuto cukup mencengangkan.
DIALEKSIS.COM | Tajuk - Apakah bijak dan berbudayakah kita bila ingin melalukan pembangunan harus merendam bukti sejarah? Pertanyaan ini ditujukan kepada para pihak yang saat ini berusaha mencari solusi, selain opsi menenggelamkan dan atau memindahkan jejak warisan budaya makam-makam kuno di areal Sungai Keureuto.