DIALEKSIS.COM | Aceh - Pagar tinggi nan kokoh kerap menjadi pilihan pemilik rumah mewah di lokasi strategis. Tak jarang, struktur tersebut bahkan menutupi atap bangunan, seolah mengisyaratkan batas yang tegas antara privasi dan dunia luar. Namun, di balik tren ini, muncul pertanyaan apa makna dari keilmuan psikolog ketika rumah berpagar tinggi?
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sektor perumahan di Banda Aceh menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Muhammad Ikhlas, seorang developer perumahan, mengungkapkan bahwa pasar properti di kota ini semakin berkembang pesat, bahkan melibatkan lebih banyak pelaku usaha yang sebelumnya tidak terlibat dalam industri ini.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Serambi Mekah kini menghadapi paradoks. Di satu sisi, Aceh teguh menerapkan syariat Islam, termasuk dalam sistem perbankan. Di sisi lain, pengembang properti mengeluhkan keterbatasan akses pembiayaan, terutama untuk perumahan bersubsidi.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Pelaku usaha properti di Provinsi Aceh berharap perbankan konvensional dapat kembali beroperasi di wilayah tersebut. Perbankan syariah dinilai belum optimal dalam mendukung pembiayaan bisnis pembangunan perumahan bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Serambi Mekkah.
DIALEKSIS.COM | Dunia - Orang terkaya Malaysia Robert Kuok memperoleh aset besar di Singapura dengan membeli sebuah mal senilai USD410 juta atau sekitar Rp6 triliun. Pembelian ini dilakukan melalui perusahaan miliknya, Allgreen Properties.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pengusaha properti tengah menunggu kebijakan baru pemerintah mengenai kenaikan harga rumah subsidi. Mereka mengklaim selisih keuntungan dari program ini menipis karena tingginya harga bahan baku, sementara harga rumah subisidi tidak ada kenaikan dari waktu ke waktu.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kasus mafia tanah yang kini masih menjadi masalah di Aceh masih menjadi problem yang cukup memprihatikan.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh – Sebanyak 419 Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah KPR dibatalkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh. Hal ini setelah dilakukan peninjauan kembali berhubung Qanun Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) belum selesai, dan baru mendapat persetujuan dari Menteri Agaria dan Tata Ruang.