Sabtu, 05 April 2025
Beranda / /

  • Ini Rekomendasi Masyarakat Sipil Aceh Sambut Peresmian Memorial Living Park Rumoh Geudong
    Aceh | 2 bulan lalu
    Ini Rekomendasi Masyarakat Sipil Aceh Sambut Peresmian Memorial Living Park Rumoh Geudong

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Rencana peresmian Memorial Living Park di situs Rumoh Geudong, Pidie, Aceh, oleh Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, mendapat tanggapan luas dari berbagai organisasi masyarakat sipil Aceh. Enam organisasi yaitu Acehnese Civil Society Task Force (ACSTF), Katahati Institute, Koalisi NGO HAM, KontraS Aceh, LBH Banda Aceh, dan SPKP HAM Aceh menyerukan sejumlah poin penting terkait penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat di Aceh.

  • Pemugaran Rumoh Geudong di Aceh Dikecam: Obstruction of Justice atau Memorialisasi?
    Aceh | 2 bulan lalu
    Pemugaran Rumoh Geudong di Aceh Dikecam: Obstruction of Justice atau Memorialisasi?

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Wakil Menteri Hukum dan HAM, Mugiyanto, sebelumnya menegaskan bahwa revitalisasi yang mengubah lokasi itu menjadi Memorial Living Park tidak menghilangkan aspek-aspek penting dari sejarah kelamnya. Namun, klaim tersebut dibantah oleh Dr. Otto Syamsuddin Ishak, mantan Ketua Tim Penyelidikan Proyustisia Komnas HAM.

  • Serunya Berwisata di Kapal KM Kelud, Tinggalkan Memori Indah
    Feature | 6 bulan lalu
    Serunya Berwisata di Kapal KM Kelud, Tinggalkan Memori Indah

    DIALEKSIS.COM | Feature - Kapal besar dengan panjang 146,5 meter itu akhirnya bersauh di Pelabuhan Malahayati Aceh Besar. Ia bernama KM Kelud, akomodasi terapung selama ajang olahraga nasional dihelat di dua provinsi.

  • Temuan Tulang Manusia di Rumoh Geudong, Ini Respons Multi-Pihak
    Berita | 1 tahun lalu
    Temuan Tulang Manusia di Rumoh Geudong, Ini Respons Multi-Pihak

    DIALEKSIS.COM | Aceh - Rumoh Geudong, tempat terjadinya pelanggaran HAM berat di Aceh selama DOM, dirobohkan pada Juni 2023. Presiden Joko Widodo mengakui peristiwa Rumoh Geudong sebagai salah satu dari 12 pelanggaran HAM berat di Indonesia. Kejahatan kemanusiaan yang terjadi di Rumoh Geudong mencakup penangkapan sewenang-wenang, pemerkosaan, penyiksaan, dan pembunuhan, yang mengakibatkan puluhan korban.