DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menghadirkan suasana haru bagi masyarakat Aceh. Di tengah gema takbir dan semangat pengorbanan yang menjadi makna utama hari raya kurban, kabar mengenai kondisi kesehatan dua tokoh perjuangan Aceh.
Mantan Wali Kota Sabang sekaligus mantan Wakil Juru Bicara Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Munawar Liza Zainal, mengajak seluruh rakyat Aceh untuk bersama-sama mendoakan kesembuhan dua tokoh penting perjuangan Aceh yang saat ini sedang menjalani perawatan akibat sakit.
Kedua tokoh tersebut yakni Zaini Abdullah dan Tengku Nasruddin Bin Ahmad.
Dalam narasinya yang disampaikan bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, Munawar Liza mengungkapkan rasa syukur karena kondisi kesehatan kedua tokoh itu dilaporkan mulai membaik setelah menjalani perawatan intensif.
Menurut Munawar, Dr. Zaini Abdullah yang selama ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh telah diperbolehkan pulang oleh tim dokter setelah menunjukkan perkembangan kesehatan yang positif.
Sementara itu, Tengku Nasruddin Bin Ahmad yang sedang menjalani pengobatan di Jakarta juga disebut mengalami kemajuan dalam proses pemulihannya.
“Di Hari Raya Eid Qurban ini, mendapatkan berita baik, dua orang tokoh perjuangan Aceh yang sedang menderita sakit, Alhamdulillah sudah membaik,” ujar Munawar Liza kepada media dialeksis.com, Rabu (27/5/2026).
Bagi banyak masyarakat Aceh, nama Zaini Abdullah dan Tengku Nasruddin bukanlah sosok biasa. Keduanya dikenal sebagai bagian penting dari sejarah panjang perjuangan Aceh, terutama dalam proses menuju perdamaian yang kini telah berjalan hampir dua dekade sejak penandatanganan Nota Kesepahaman Helsinki pada 2005.
Zaini Abdullah dikenal luas sebagai mantan Menteri Luar Negeri GAM yang kemudian dipercaya rakyat Aceh menjadi Gubernur Aceh periode 2012-2017. Sementara Tengku Nasruddin Bin Ahmad dikenal sebagai salah satu tokoh perunding GAM yang ikut terlibat dalam proses diplomasi dan komunikasi politik pada masa konflik Aceh.
Munawar Liza mengaku sedih karena hingga kini dirinya belum sempat menjenguk kedua tokoh tersebut secara langsung. Namun demikian, ia berharap doa masyarakat Aceh dapat menjadi kekuatan moral dan spiritual bagi proses kesembuhan keduanya.
“Saya menyampaikan berita ini bukan untuk mencari laba. Tujuannya agar seluruh rakyat Aceh yang mengenal perjuangan beliau berdua mendoakan semoga Allah memberikan kesembuhan dan kesehatan kepada pejuang yang sedang ditimpa musibah,” katanya.
Ia juga berharap kedua tokoh tersebut diberikan perlindungan oleh Allah SWT serta kemudahan dalam menghadapi ujian kesehatan yang sedang dijalani.
Munawar Liza turut menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Qurban kepada seluruh masyarakat Aceh seraya mengajak semua pihak menjaga persaudaraan dan terus mendoakan kebaikan bagi sesama.
“Selamat Hari Raya Qurban,” tutupnya.[nh]