DIALEKSIS.COM | Meulaboh - Polres Aceh Barat memperkuat sinergi dengan ulama dan pemerintah daerah melalui kehadiran dalam Mudab Akbar (Mubahatsah Ulama Dayah Aceh Barat) ke-IV sekaligus Istighatsah Kemerdekaan RI ke-81 di Dayah Madinatuddiniyah Al Munawwarah, Gampong Marek, Kecamatan Kaway XVI, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Menjaga Lingkungan Menurut Perspektif Islam” itu mempertemukan ulama, pimpinan dayah, pemerintah daerah, kepolisian, serta aparatur kecamatan dan gampong.
Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., diwakili Kasat Binmas AKP Supianto. Kehadiran Polres menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dengan ulama dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam forum tersebut, Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., turut menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, mulai dari pengaruh negatif media sosial, kecanduan gim daring, narkoba, judi online hingga pergaulan bebas.
Bupati mendorong penguatan kegiatan keagamaan seperti majelis taklim dan program Maghrib Mengaji dengan melibatkan ulama, imam, pemuda, alumni dayah dan santri.
Kasat Binmas Polres Aceh Barat AKP Supianto menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Peran ulama dan tokoh agama sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat. Polri akan terus memperkuat komunikasi dan kemitraan agar berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini,” ujar AKP Supianto.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengajian bersama Ketua MPU Aceh Abu H. Faisal Ali, S.Sos., I.M.Pd., yang membahas kepedulian terhadap lingkungan dalam perspektif Islam.
Acara kemudian diisi Istighatsah Kubra dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, penyerahan cenderamata dan sertifikat, serta makan siang bersama. [*]

