Jum`at, 14 Agustus 2026
Beranda / Berita / Aceh / Naufal dan Lintang Heriska, Raja dan Ratu Baca Aceh Tengah

Naufal dan Lintang Heriska, Raja dan Ratu Baca Aceh Tengah

Kamis, 13 Agustus 2026 10:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Baga

Naufal dan Lintang terpilih sebagai raja dan ratu baca Aceh Tengah tahun 2026. Foto: for Dialeksis 


DIALEKSIS.COM | Takengon - Setelah melalui seleksi yang ketat, akhirnya Naufal Khalis Munthe dan Lintang Heriska terpilih sebagai raja dan ratu baca Aceh Tengah tahun 2026.

Naufal siswa dari SMA Negeri 8 Takengon dan Lintang siswi SMA Negeri 1 Takengon dinobatkan sebagai raja dan ratu baca dalam seleksi yang diselenggarakan Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Aceh Tengah, Rabu (12/08/2026).

Kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke- 81 ini, menurut Zulfan Diara Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Aceh Tengah, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni pemilihan, tetapi melahirkan generasi muda yang mampu menjadi penggerak budaya literasi di Kabupaten Aceh Tengah.

Menurut Zulfan, raja dan ratu baca yang terpilih memiliki tanggung jawab untuk menjalankan peran sebagai duta baca di tengah masyarakat.

Menurutnya, tantangan budaya membaca semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, termasuk kehadiran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Namun, perkembangan tersebut tidak seharusnya membuat generasi muda meninggalkan buku.

Zulpan justru mendorong agar AI dimanfaatkan sebagai teknologi pendukung untuk memperkuat budaya belajar dan membaca.

“Perkembangan teknologi AI bukan menjadi kelemahan bagi kita. Mestinya perkembangan teknologi AI menjadi penguat dan tantangan bagi duta baca untuk selalu eksis mencari ilmu melalui buku-buku yang ada di perpustakaan maupun di tempat lainnya,” katanya.

Ia berharap Naufal dan Lintang mampu menjalankan amanah sebagai raja dan ratu baca dengan mengajak lebih banyak generasi muda untuk mencintai buku.

“Bagi duta baca yang terpilih, buktikan bahwa kalian mampu mengajak remaja-remaja lainnya untuk senantiasa mencintai buku sebagai jendela dunia,” ujar Zulpan.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI