DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - RSUD Meuraxa Banda Aceh kembali memperkuat layanan kesehatan jantung dengan menghadirkan teknologi terbaru pada pelayanan Cathlab, yakni Vivo Cardio Cardiovascular Pressure Measurement (CPM) System.
Kehadiran alat tersebut menjadikan RSUD Meuraxa sebagai rumah sakit pertama sekaligus satu-satunya di Aceh yang memiliki teknologi tersebut. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi diagnosis dan penanganan pasien penyakit jantung koroner.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Meuraxa, dr. Taufik Wahyudi Mahady, Sp.OG, MHPM, mengatakan pengadaan alat ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan jantung yang lebih modern dan mengikuti perkembangan teknologi kedokteran.
"RSUD Meuraxa terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Aceh. Dengan hadirnya Vivo Cardio Cardiovascular Pressure Measurement (CPM) System, pemeriksaan pada pembuluh darah jantung dapat dilakukan dengan lebih akurat sehingga dokter dapat menentukan terapi yang paling tepat bagi pasien," ujarnya, Senin (13/7/2026).
Vivo Cardio CPM System merupakan sistem yang berfungsi mengukur tekanan pada pembuluh darah koroner untuk membantu dokter menilai tingkat penyempitan pembuluh darah secara lebih presisi.
Teknologi ini mampu memberikan informasi fisiologis mengenai aliran darah ke jantung sehingga keputusan medis, baik pemasangan ring (stent) maupun terapi lainnya, dapat dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan yang lebih objektif.
Selain itu, perangkat ini dilengkapi layar sentuh berukuran 12 inci yang memudahkan pengoperasian. Sistem tersebut juga memiliki fitur pengukuran Fractional Flow Reserve (FFR), kapasitas penyimpanan data yang besar, serta perangkat lunak untuk analisis dan peninjauan ulang hasil pemeriksaan.
Fitur-fitur tersebut dinilai dapat meningkatkan efisiensi tindakan di ruang Cathlab sekaligus mendukung ketepatan diagnosis pasien.
Menurut dr. Taufik, kehadiran teknologi baru ini diharapkan dapat mengurangi kebutuhan pasien Aceh untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di luar daerah, khususnya pada kasus penyakit jantung koroner.
"Kami ingin masyarakat Aceh mendapatkan pelayanan jantung yang lengkap di daerah sendiri. Dengan fasilitas yang terus berkembang, pasien yang membutuhkan pemeriksaan maupun tindakan Cathlab kini dapat dirujuk ke RSUD Meuraxa. Harapan kami, masyarakat memperoleh layanan yang cepat, berkualitas, dan tidak perlu jauh-jauh keluar Aceh," katanya.
Ia menambahkan, penguatan fasilitas tersebut merupakan bagian dari pengembangan layanan jantung komprehensif di RSUD Meuraxa.
Didukung dokter spesialis jantung, tenaga kesehatan yang kompeten, serta peralatan medis berteknologi tinggi, RSUD Meuraxa terus bertransformasi menjadi salah satu rumah sakit rujukan unggulan di Aceh.
Dengan hadirnya Vivo Cardio Cardiovascular Pressure Measurement (CPM) System, RSUD Meuraxa optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan Cathlab, mempercepat penegakan diagnosis, membantu dokter menentukan terapi yang lebih tepat sasaran, serta meningkatkan hasil pengobatan bagi pasien penyakit jantung di Aceh. [*]