Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Relawan Dinsos Aceh Gotong Royong Bersihkan SMKN 2 Karang Baru

Relawan Dinsos Aceh Gotong Royong Bersihkan SMKN 2 Karang Baru

Senin, 05 Januari 2026 09:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Plt Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, S.E., M.M bersama relawan Dinsos Aceh bergerak membersihkan lumpur di SMK 2 Aceh Tamiang. Foto: Kolase Dialeksis.com


DIALEKSIS.COM | Aceh Tamiang - Tim Relawan Dinas Sosial (Dinsos) Aceh melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan SMK Negeri 2 Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (4/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana, menjelang dimulainya aktivitas belajar mengajar secara serentak.

Sebanyak 130 relawan dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai pilar sosial, antara lain Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Karang Taruna, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS), serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinsos Aceh.

Gotong royong yang berlangsung selama dua hari, sejak 3 hingga 4 Januari 2026, dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, S.E., M.M. Kegiatan difokuskan pada pembersihan ruang kelas, laboratorium, tempat ibadah, serta lingkungan sekolah yang terdampak bencana.

Chaidir mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana sekolah sebelum siswa kembali masuk pada Senin, 5 Januari 2026.

“Kami bergerak cepat bersama pilar-pilar sosial dan ASN Pemerintah Aceh untuk memastikan ruang kelas, laboratorium, tempat ibadah, dan lingkungan sekolah siap digunakan. Ini penting agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal saat sekolah mulai masuk secara serentak,” ujar Chaidir.

Ia menegaskan, keterlibatan seluruh unsur relawan dan aparatur pemerintah merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat, khususnya dalam pemulihan fasilitas publik pascabencana.

Menurut Chaidir, kegiatan gotong royong tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Aceh yang disampaikan melalui Sekretaris Daerah Aceh, agar seluruh perangkat pemerintah bersinergi dalam penanganan dampak bencana.

“Gotong royong ini bukan hanya soal membersihkan sisa material bencana, tetapi juga membangun kembali semangat kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” katanya.

Chaidir menambahkan, sinergi lintas sektor menjadi kunci percepatan pemulihan pascabencana, terutama pada fasilitas pendidikan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Ia berharap, dengan rampungnya kegiatan gotong royong ini, aktivitas belajar mengajar di SMK Negeri 2 Karang Baru dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan kondusif sejak hari pertama masuk sekolah.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI