Kamis, 25 Juni 2026
Beranda / Berita / Dunia / Diduga Ekspor Ilegal Rare Earth, Dua Warga Jepang Ditahan di China

Diduga Ekspor Ilegal Rare Earth, Dua Warga Jepang Ditahan di China

Rabu, 24 Juni 2026 15:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Bendera Jepang dan China. [Foto: dok. CNBC Indonesia]


DIALEKSIS.COM | Tokyo - China menahan dua warga negara Jepang yang diduga terlibat dalam penyelundupan barang terlarang, termasuk produk yang mengandung logam tanah jarang (rare earth). Penahanan tersebut diumumkan pemerintah Jepang pada Rabu (24/6/2026).

Juru bicara pemerintah Jepang, Minoru Kihara, mengatakan salah satu warga Jepang ditahan di Kota Dalian pada 18 Mei karena diduga melanggar aturan terkait penyelundupan barang yang dilarang untuk impor maupun ekspor. Sementara seorang warga Jepang lainnya ditahan pada 25 Mei dengan dugaan serupa.

Media Jepang, Kyodo News dan Asahi Shimbun, melaporkan salah satu kasus berkaitan dengan upaya ekspor produk yang mengandung unsur tanah jarang. Namun, pemerintah Jepang belum mengungkap rincian barang yang menjadi objek penyelidikan.

"Pemerintah Jepang akan terus mengambil langkah yang tepat untuk melindungi warga negaranya serta berkoordinasi dengan pihak terkait," kata Kihara.

Kasus ini berpotensi memperburuk hubungan Tokyo dan Beijing yang tengah memanas sejak akhir tahun lalu. China diketahui memperketat pengawasan terhadap ekspor logam tanah jarang, komoditas strategis yang digunakan dalam industri kendaraan listrik, teknologi tinggi, hingga peralatan militer.

Beijing sebelumnya juga menyatakan akan menindak tegas upaya penyelundupan mineral strategis tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, China dilaporkan membatasi pasokan sejumlah mineral penting dan barang penggunaan ganda ke Jepang di tengah meningkatnya ketegangan hubungan kedua negara.

Penahanan warga Jepang di China bukan kali pertama terjadi. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Anti-Spionase pada 2014, sejumlah warga Jepang pernah ditangkap dan diproses hukum oleh otoritas China.[reuters/cnbc]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
dishes