Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Dunia / Rudal-Rudal Ini Bisa Hantam Banyak Kota Sekaligus

Rudal-Rudal Ini Bisa Hantam Banyak Kota Sekaligus

Minggu, 22 Maret 2026 14:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Rudal buatan berbagai negara dengan jangkauan luas. Foto: net


DIALEKSIS.COM | Dunia - Persaingan militer global terus memanas, ditandai dengan pengembangan rudal balistik antarbenua (ICBM) yang kian canggih dan mematikan. Sejumlah negara besar berlomba memperkuat daya gentar nuklir mereka melalui teknologi terbaru seperti MIRV (Multiple Independently Targetable Reentry Vehicle) hingga kendaraan luncur hipersonik yang sulit dicegat.

Rudal-rudal ini tidak hanya memiliki jangkauan hingga belasan ribu kilometer, tetapi juga mampu membawa banyak hulu ledak dalam satu peluncuran untuk menyerang target berbeda secara bersamaan. Teknologi tersebut membuat sistem pertahanan modern semakin tertantang.

Berdasarkan berbagai sumber terbuka dan kajian militer internasional, berikut lima rudal balistik yang disebut paling mematikan di dunia pada 2026:

1. RS-28 Sarmat (Satan II) – Rusia

Rudal ini digadang-gadang sebagai salah satu senjata nuklir paling kuat yang pernah dibuat. RS-28 Sarmat dirancang menggantikan sistem lama era Soviet dan menjadi tulang punggung kekuatan strategis Rusia.

Dengan jangkauan hingga sekitar 18.000 kilometer dan kemampuan membawa 10–15 hulu ledak nuklir, Sarmat mampu menyerang banyak target sekaligus. Bahkan, rudal ini dapat dilengkapi kendaraan hipersonik Avangard yang hampir mustahil dicegat.

2. DF-41 – China

DF-41 merupakan ICBM paling modern milik China yang memiliki mobilitas tinggi karena dapat diluncurkan dari kendaraan truk.

Rudal ini memiliki jangkauan 12.000–15.000 kilometer dan mampu membawa hingga 10 hulu ledak MIRV. Kemampuan tersebut memungkinkan DF-41 menjangkau hampir seluruh wilayah Amerika Serikat dari daratan China.

3. Trident II (D5) – Amerika Serikat/Inggris

Berbasis di kapal selam nuklir, Trident II menjadi salah satu sistem senjata paling sulit dideteksi.

Dengan jangkauan sekitar 12.000 kilometer dan kemampuan membawa 8–12 hulu ledak nuklir, rudal ini menjadi tulang punggung strategi deterrence berbasis laut bagi Amerika Serikat dan Inggris.

4. RS-24 Yars – Rusia

RS-24 Yars merupakan pengembangan dari rudal Topol dengan kemampuan lebih canggih. Rudal ini dapat diluncurkan dari silo maupun kendaraan mobile.

Dengan jangkauan lebih dari 10.000 kilometer dan kemampuan membawa beberapa hulu ledak MIRV, Yars dirancang untuk menembus sistem pertahanan rudal modern melalui manuver dan penggunaan umpan (decoy).

5. Hwasong-17 – Korea Utara

Hwasong-17 disebut sebagai salah satu ICBM terbesar yang pernah diuji Korea Utara.

Rudal ini diperkirakan memiliki jangkauan hingga 15.000 kilometer dengan payload besar. Jika dipersenjatai hulu ledak nuklir, rudal ini secara teoritis mampu menjangkau wilayah Amerika Serikat dan menjadi simbol kekuatan strategis Pyongyang.

Dominasi Teknologi dan Ancaman Global

Dalam daftar tersebut, RS-28 Sarmat kerap dianggap paling mematikan karena kombinasi daya hancur, jangkauan ekstrem, dan kemampuan membawa banyak hulu ledak dalam satu peluncuran.

Meski demikian, para analis menilai tingkat ancaman tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi teknis, tetapi juga jumlah rudal yang operasional, strategi militer, serta kemampuan sistem pertahanan masing-masing negara.

Perkembangan teknologi rudal balistik ini menunjukkan bahwa perlombaan senjata global masih terus berlangsung, sekaligus menjadi tantangan serius bagi stabilitas keamanan dunia di masa depan.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI