Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Nasional / Prabowo Sebut 100 Persen Warga Terdampak Bencana Sudah Tempati Huntara

Prabowo Sebut 100 Persen Warga Terdampak Bencana Sudah Tempati Huntara

Minggu, 22 Maret 2026 15:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. [Foto: Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden]


DIALEKSIS.COM | Aceh - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meninjau langsung progres pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Negara memastikan penanganan dampak bencana telah mencapai hampir 100 persen, ditandai dengan seluruh warga terdampak yang kini tidak lagi tinggal di tenda pengungsian.

Presiden menyampaikan hal tersebut usai melaksanakan salat Idulfitri bersama masyarakat di Masjid Darussalam yang berada di kawasan Hunian Sementara (Huntara) Kebun Tanjung Seumantoh, Aceh Tamiang.

“Alhamdulillah, di tenda sudah tidak ada lagi, sudah 100 persen keluar. Semua sudah masuk ke hunian-hunian sementara maupun tetap. Listrik juga hampir semuanya sudah jalan, hanya tersisa lima desa di seluruh Aceh yang memang medannya sulit. Bantuan semua sudah turun ke rakyat,” ujar Presiden Prabowo kepada awak media yang dilansir media dialeksis.com.

Kunjungan Presiden bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Di hadapan masyarakat dan jurnalis, Prabowo turut menyampaikan ucapan selamat Idulfitri serta harapannya agar tahun mendatang membawa kebaikan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Alhamdulillah ya kita sampai ke hari Idul Fitri ini. Saya mohon maaf lahir batin, minal aidin wal faizin. Mudah-mudahan tahun yang akan datang tahun yang baik untuk kita semua,” ucap Presiden.

Menurut Presiden, proses pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang berjalan sangat cepat dan signifikan. Ia menyebutkan bahwa hampir seluruh warga yang sebelumnya berada di tenda pengungsian kini telah menempati hunian yang lebih layak.

“Di tenda sudah nggak ada lagi, 100 persen. Semua sudah keluar dari tenda, masuk ke perumahan-hunian sementara ataupun perumahan tetap sudah mulai,” katanya.

Selain hunian, pemerintah juga memastikan pemulihan infrastruktur dasar berjalan hampir sepenuhnya. Salah satunya adalah layanan listrik yang kini telah kembali normal di sebagian besar wilayah terdampak.

“Listrik hampir semuanya sudah jalan, hampir 100 persen lah, hanya lima desa dari seluruh Aceh yang memang sulit,” tambahnya.

Presiden juga menegaskan bahwa berbagai bentuk bantuan pemerintah telah disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana.

“Bantuan semua sudah turun ke rakyat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan dan pemulihan bencana di Aceh Tamiang. Ia menilai kerja sama lintas lembaga menjadi kunci percepatan pemulihan.

“Saya sangat bangga dan terima kasih kepada semua petugas, semua aparat, dari TNI, Polri, BNPB, PU, pemerintah daerah, dan semua kementerian/lembaga yang bekerja luar biasa membantu rakyat,” ujarnya.

Menurut Presiden, upaya penanganan bencana tidak hanya dilakukan di Aceh, tetapi juga di berbagai wilayah lain di Indonesia yang terdampak bencana alam.

Pemerintah, kata dia, berkomitmen memastikan masyarakat yang terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal melalui percepatan pembangunan hunian, pemulihan infrastruktur dasar, serta penyaluran bantuan yang merata.

“Melalui percepatan pemulihan ini, kita ingin memastikan masyarakat bisa kembali hidup normal dengan fasilitas yang memadai,” tutupnya. [nh]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI