Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Dunia / USPS Resmi Terbitkan Prangko Abadi Muhammad Ali

USPS Resmi Terbitkan Prangko Abadi Muhammad Ali

Selasa, 13 Januari 2026 12:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Prangko peringatan Muhammad Ali yang menampilkan foto Ali tahun 1974. [Foto: AP]


DIALEKSIS.COM | AS - Layanan Pos Amerika Serikat (USPS) akan secara resmi meluncurkan Prangko Abadi (Forever Stamp) Muhammad Ali pada Kamis (15/1/2026) di Louisville, Kentucky, kota kelahiran petinju legendaris tersebut. Prangko peringatan ini menjadi penghormatan pertama bagi Ali, hampir satu dekade setelah kematiannya pada 2016.

Prangko tersebut menampilkan foto hitam-putih Muhammad Ali yang diambil pada 1974, memperlihatkan sang juara dunia kelas berat dalam pose tinju ikoniknya. Setiap lembar berisi 20 prangko dan turut memuat gambar Ali mengenakan setelan jas bergaris sebagai simbol perannya di luar ring sebagai aktivis, humanis, dan tokoh perdamaian.

USPS mencetak sekitar 22 juta prangko Muhammad Ali. Pejabat USPS memastikan prangko ini tidak akan dicetak ulang setelah persediaan habis, dan diperkirakan akan menarik minat besar dari kolektor maupun masyarakat umum. Sebagai Prangko Abadi, prangko ini dapat digunakan selamanya untuk pengiriman Surat Kelas Satu, meski tarif pos berubah.

Istri mendiang petinju, Lonnie Ali, menyebut penerbitan prangko ini sebagai penghormatan istimewa terhadap warisan suaminya. “Setiap kali orang melihat prangko itu, mereka akan mengingatnya. Dia akan selalu berada di kesadaran publik,” kata Lonnie Ali kepada Associated Press.

Direktur Layanan Prangko USPS, Lisa Bobb-Semple, mengatakan gagasan prangko Muhammad Ali telah muncul sejak tak lama setelah kematiannya, namun harus melalui proses panjang. 

“Ini adalah prangko yang selalu ingin kami hadirkan ke pasar,” ujarnya, seraya menjelaskan bahwa USPS mensyaratkan tokoh yang diabadikan telah wafat setidaknya tiga tahun.

Direktur seni prangko tersebut, Antonio Alcalá, menyebut ratusan foto ditinjau sebelum gambar final dipilih. “Prangko adalah karya seni miniatur yang mencerminkan pengalaman Amerika. Prangko Muhammad Ali adalah contoh yang sangat kuat dari itu,” katanya.

Muhammad Ali, yang lahir dengan nama Cassius Clay Jr., dikenang tidak hanya sebagai juara tinju kelas berat tiga kali, tetapi juga sebagai simbol perjuangan hak sipil, kebebasan beragama, dan perdamaian dunia. Penerbitan prangko ini menempatkan Ali sejajar dengan tokoh-tokoh besar Amerika lainnya yang warisannya diabadikan melalui prangko nasional. [AP]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI