DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Setelah sempat naik di harga Rp 10 juta per mayam pada 29 Januari 2026, kini harga emas di Banda Aceh kembali turun tajam.
Berdasarkan pemantauan Dialeksis melalui akun instagram Toko Emas Bina Nusa di kawasan Peunayong, Per 14 Februari 2026, harga emas di angka 8.950.000 per Mayam belum ongkos pembuatan.
Di Banda Aceh, ongkos pembuatan emas umumnya berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per mayam, bergantung pada model serta tingkat kerumitan desain.
Secara kumulatif, lonjakan harga emas sepanjang awal tahun 2026 tergolong cukup tajam. Dari harga awal sekitar Rp 7.700.000 per mayam, kini emas telah mengalami kenaikan sekitar Rp 1,25 juta hanya dalam waktu kurang dari dua bulan.