Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / Cegah Kenaikan Harga Daging Jelang Ramadan, Satgas Saber Sidak RPH

Cegah Kenaikan Harga Daging Jelang Ramadan, Satgas Saber Sidak RPH

Senin, 02 Februari 2026 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Pemerintah bergerak cepat mencegah potensi kenaikan harga daging sapi menjelang Ramadan. Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan turun langsung ke Rumah Potong Hewan (RPH) Intisari 4, Tangerang Selatan, menyusul informasi rencana kenaikan harga daging sapi karkas. [Foto: Bapanas]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah bergerak cepat mencegah potensi kenaikan harga daging sapi menjelang Ramadan. Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan turun langsung ke Rumah Potong Hewan (RPH) Intisari 4, Tangerang Selatan, menyusul informasi rencana kenaikan harga daging sapi karkas.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa mengatakan, penelusuran dilakukan setelah muncul rencana kenaikan harga sebesar Rp1.000 per kilogram. Namun hasil pengecekan menunjukkan tidak ada kenaikan harga di tingkat penggemukan sapi atau feedloter.

“Kami menerima informasi adanya rencana kenaikan harga, tetapi setelah ditelusuri bersama, ternyata di tingkat feedloter tidak terjadi kenaikan harga,” ujar Ketut di Tangerang Selatan, Minggu (1/2/2026).

Ketut menegaskan RPH Intisari 4 diminta segera melakukan penyesuaian dan mengembalikan harga ke posisi semula. Ia menekankan langkah tersebut penting agar tidak memicu kenaikan harga di tingkat pedagang lainnya.

“Begitu di sini sudah menyesuaikan harga dan menurunkan kembali seperti semula, maka pedagang lain pun tidak boleh menaikkan harga,” katanya.

Ia juga memastikan pasokan daging sapi dan kerbau secara nasional dalam kondisi aman hingga Ramadan dan Idulfitri. Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional per 6 Januari 2026, ketersediaan daging sapi/kerbau Januari-Maret 2026 mencapai 185,4 ribu ton, sementara kebutuhan konsumsi nasional berada di angka 179 ribu ton.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Agung Suganda memastikan RPH Intisari 4 telah berkomitmen mengembalikan harga. Menurutnya, harga sapi di tingkat feedloter masih normal dan tidak ada alasan kenaikan.

“Harga di tingkat feedloter sampai Lebaran nanti maksimal Rp 55.000. Jadi di RPH-nya juga harus dilakukan koreksi,” ujar Agung.

Pengelola RPH Intisari 4 Imron menyatakan pihaknya menarik rencana kenaikan harga yang sebelumnya diumumkan. Ia juga mengimbau pedagang daging di pasar untuk tidak menaikkan harga demi menjaga keseimbangan rantai pasok.

“Saya menarik semua kenaikan harga dan disesuaikan kembali ke harga semula. Tukang daging juga jangan sampai menaikkan harga di pasar,” kata Imron. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI