Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Ekonomi / KADIN Buka Rakerda DPD APJI Aceh

KADIN Buka Rakerda DPD APJI Aceh

Sabtu, 16 Mei 2026 17:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Rakerda IV DPD APJI Aceh dibuka oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh, yang diwakili oleh Teuku Jailani, Wakil Ketua Umum KADIN Aceh Bidang Vokasi dan Sertifikasi. [Foto: dok. Kadin Aceh]


DIALEKSIS.COM | Jantho - Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (DPD APJI) Aceh, menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IV Tahun 2026 di Hotel The Pade, Banda Aceh, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri seratusan peserta yang terdiri dari unsur asosiasi, pemerintah, perwakilan perusahaan, undangan, serta peserta Rakerda dari berbagai daerah di Aceh.

Rakerda IV DPD APJI Aceh dibuka oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh, yang diwakili oleh Teuku Jailani, Wakil Ketua Umum KADIN Aceh Bidang Vokasi dan Sertifikasi.

Dalam sambutannya, KADIN Aceh menyampaikan apresiasi terhadap peran APJI dalam mendukung penguatan sektor jasa boga, UMKM kuliner, serta pengembangan ekonomi daerah berbasis potensi pangan lokal.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia, Tasya Megananda Yukki, dalam arahannya menegaskan pentingnya peningkatan peran dan kontribusi APJI dalam mendukung program pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, penguatan UMKM kuliner, dan industri pengolahan bahan pangan melalui kolaborasi dan sinergitas kelembagaan.

Menurut Tasya, APJI juga terus mengambil bagian dalam mendukung program prioritas pemerintah melalui kerja sama dengan berbagai mitra lembaga, khususnya dalam pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi bagi pengelola serta relawan MBG. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau kurang lebih 32 ribu peserta di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Teuku Jailani berharap melalui Rakerda IV DPD APJI Aceh dapat mengevaluasi program terdahulu, kemudian dirumuskan berbagai program unggulan baru yang lebih implementatif, adaptif terhadap kebutuhan daerah, serta mampu melibatkan mitra lembaga yang lebih luas. Menurutnya, sektor jasa boga memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja, memperkuat rantai pasok pangan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh.

“Kolaborasi antara asosiasi, pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kompetensi SDM serta daya saing pelaku usaha jasa boga di Aceh,” ujarnya.

Rakerda IV APJI Aceh juga menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus ruang evaluasi dan penyusunan program kerja strategis dalam menghadapi tantangan dan peluang industri jasa boga ke depan.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI