Jum`at, 09 Oktober 2026
Beranda / Berita / Nasional / Tak Hanya di KUA, Kemenag Buka Bimbingan Perkawinan Lewat Kampus dan Ormas

Tak Hanya di KUA, Kemenag Buka Bimbingan Perkawinan Lewat Kampus dan Ormas

Jum`at, 09 Oktober 2026 10:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, mengatakan kolaborasi diperlukan untuk memperluas jangkauan pembinaan pranikah dan mempersiapkan calon pasangan menghadapi kehidupan rumah tangga. [Foto: Humas Kemenag]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan skema baru Bimbingan Perkawinan (Bimwin) dengan melibatkan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI), organisasi kemasyarakatan (ormas), dan lembaga masyarakat.

Melalui skema ini, calon pengantin tidak hanya bisa mengikuti Bimwin di Kantor Urusan Agama (KUA), tetapi juga di lembaga mitra sesuai kebutuhan dan ketersediaan waktu. Meski pelaksanaannya lebih fleksibel, materi dan kualitas bimbingan tetap mengacu pada standar Kemenag, termasuk pemberian sertifikat kepada peserta.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, mengatakan kolaborasi diperlukan untuk memperluas jangkauan pembinaan pranikah dan mempersiapkan calon pasangan menghadapi kehidupan rumah tangga.

“Kekuatan kita hari ini ada pada kolaborasi. Kekuatan kita hari ini ada pada kerja sama,” kata Zayadi yang dilansir pada Jumat (9/10/2026).

Menurut Zayadi, pembinaan pranikah semakin penting di tengah dinamika keluarga di Indonesia. Jumlah pernikahan yang tercatat menurun dari sekitar 2,5 juta peristiwa pada 2013-2014 menjadi sekitar 1,48 juta pada 2025. Sementara itu, perceraian masih mencapai 350 ribu hingga 500 ribu peristiwa setiap tahun, dengan banyak kasus terjadi pada lima tahun pertama pernikahan.

Kasubdit Bina Keluarga Sakinah, Jaja Zarkasyi, menambahkan, Kemenag telah memetakan 20 lembaga untuk menjadi mitra program. Dari jumlah tersebut, 10 lembaga dinilai memiliki pengalaman dan kesiapan untuk dikembangkan sebagai mitra pembinaan keluarga sakinah.

Kemenag berharap kemitraan ini membuat layanan Bimwin lebih mudah diakses serta mampu menjangkau calon pengantin dengan kebutuhan dan keterbatasan akses yang beragam. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI