DIALEKSIS.COM | Jakarta - Piala Presiden 2026 menandai edisi kedelapan sejak turnamen pramusim bergengsi di Indonesia itu pertama kali digelar pada 2015. Selama satu dekade terakhir, kompetisi ini berkembang dari sekadar pengisi kekosongan kompetisi menjadi ajang pemanasan paling prestisius bagi klub-klub elite Tanah Air.
Piala Presiden lahir pada 2015 di tengah vakumnya kompetisi nasional setelah Indonesia Super League (ISL) dihentikan pada Mei tahun yang sama. Turnamen tersebut menjadi solusi untuk menjaga atmosfer sepak bola Indonesia tetap hidup.
Laga pembuka berlangsung pada 30 Agustus 2015 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Bali United mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Persija Jakarta.
Persib Bandung kemudian mencatatkan sejarah sebagai juara perdana usai mengalahkan Sriwijaya FC 2-0 pada partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Piala Presiden sempat tidak digelar pada 2016 karena Indonesia Soccer Championship menjadi kompetisi pengganti Liga Indonesia. Turnamen ini kembali hadir pada 2017 dengan melibatkan 20 klub dari kasta tertinggi dan kedua kompetisi nasional.
Arema FC langsung menunjukkan dominasinya dengan mengalahkan Pusamania Borneo FC 5-1 pada final di Stadion Pakansari, Bogor. Setahun berselang, Persija Jakarta meraih gelar pertamanya setelah menundukkan Bali United 3-0 di SUGBK.
Pada edisi 2019, format final berubah menjadi dua leg. Arema FC kembali menjadi kampiun setelah mengatasi Persebaya Surabaya dengan agregat 4-2.
Pandemi Covid-19 membuat Piala Presiden kembali vakum hingga akhirnya bergulir lagi pada 2022. Arema FC sukses mempertahankan tradisinya dengan mengalahkan Borneo Samarinda melalui agregat 1-0 di final.
Format partai puncak kembali diubah menjadi satu pertandingan pada 2024. Arema FC kembali keluar sebagai juara setelah menaklukkan Borneo Samarinda lewat adu penalti 5-4 seusai bermain imbang 1-1 di Stadion Manahan, Solo. Gelar tersebut menjadi trofi keempat Singo Edan di ajang Piala Presiden.
Sejarah baru tercipta pada edisi 2025 ketika Piala Presiden untuk pertama kalinya mengundang klub luar negeri. Oxford United dari Inggris dan Port FC asal Thailand tampil sebagai peserta undangan.
Port FC kemudian mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai klub asing pertama yang menjuarai Piala Presiden setelah mengalahkan Oxford United 2-1 di partai final.
Memasuki edisi 2026, PSSI memperkenalkan format baru dengan membagi turnamen menjadi dua kategori. Piala Presiden Super Match diperuntukkan bagi klub-klub Super League dan tim undangan luar negeri, sedangkan Piala Presiden Liga 4 menjadi ajang kompetisi bagi klub kasta keempat sepak bola Indonesia.
Nuansa internasional juga kembali terasa dengan kehadiran tiga wakil Asia Tenggara, yakni Port FC (Thailand), Tampines Rovers (Singapura), dan DPMM FC (Brunei Darussalam). Kehadiran mereka diharapkan meningkatkan kualitas persaingan sekaligus memperluas pengalaman kompetitif klub-klub Indonesia di level regional.
Daftar Juara Piala Presiden
2015: Persib Bandung
2017: Arema FC
2018: Persija Jakarta
2019: Arema FC
2022: Arema FC
2024: Arema FC
2025: Port FC (Thailand). [*]