Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Politik dan Hukum / Kejagung Geledah Kantor Ombudsman, Ada Apa di Balik Kasus Migor?

Kejagung Geledah Kantor Ombudsman, Ada Apa di Balik Kasus Migor?

Selasa, 10 Maret 2026 08:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Kantor Ombudsman RI. Foto: dok. Ombudsman


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Suasana di kantor Ombudsman RI mendadak berubah tegang, Senin siang. Di halaman gedung yang berada di Jalan HR Rasuna Said tampak pengamanan ketat; sejumlah prajurit dari TNI berjaga, sementara akses keluar-masuk dibatasi dan pagar yang biasanya terbuka ditutup rapat.

Pantauan detikcom pada pukul 11.20 WIB menunjukkan lobi kantor relatif sepi. Petugas keamanan menempatkan barikade sederhana, pengunjung diarahkan menjauhi area pemeriksaan, dan suasana menunggu menggantung di depan pintu utama.

Penyidik dari Kejaksaan Agung tengah melakukan penggeledahan proses yang, menurut Kapuspenkum Anang Supriatna, masih berlangsung. “Masih berlangsung ya,” ujar Anang singkat kepada wartawan, tanpa merinci ruangan atau dokumen apa yang diperiksa.

Kejaksaan mengaitkan tindakan ini dengan penyidikan kasus suap yang berujung pada vonis lepas dalam perkara minyak goreng. Menurut keterangan resmi, penggeledahan juga menyasar rekomendasi yang dikeluarkan Ombudsman terkait kelangkaan minyak goreng beberapa tahun lalu rekomendasi yang disebut turut dipakai oleh perusahaan minyak goreng dalam gugatan di PTUN.

Anang menambahkan, selain kantor, penggeledahan juga dilakukan di rumah salah satu komisioner Ombudsman. “Benar ada penggeledahan di rumahnya salah satu komisioner sama di kantornya hari ini,” kata Anang, sambil menegaskan penyidikan berkenaan dengan dugaan pelanggaran pasal 21 tentang perintangan penyidikan dan penuntutan.

Hingga berita ini ditulis, nama komisioner yang dimaksud belum diungkapkan pihak kejaksaan. Pihak Ombudsman belum memberi pernyataan resmi pintu komunikasi ke biro humas mereka tampak sibuk dan belum ada rilis yang bisa dikutip.

Kasus ini menambah bab baru pada rangkaian sorotan publik terhadap penanganan kelangkaan dan distribusi minyak goreng beberapa waktu lalu. Di tengah penggeledahan, warga sipil dan aktivis menunggu kepastian: apakah pemeriksaan ini akan membuka fakta baru soal keterkaitan rekomendasi institusi pengawas dengan putusan hukum dan aliran keuntungan korporasi.

Kejaksaan menyatakan proses berjalan dan akan memberi keterangan lebih lengkap ketika pemeriksaan mencapai tahap yang memungkinkan untuk dipublikasikan. Sementara itu, gedung Ombudsman tetap dijaga ketat sebuah pemandangan yang bagi banyak pihak menandai betapa seriusnya kasus ini.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI