DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dunia sastra Aceh kembali bergeliat. Majelis Seniman Aceh (MaSA) akan menggelar Diskusi Sastra buku Syair Rubai Syariat Musafir karya Thayeb Loh Angen (Muhammad Thaib bin Sulaiman), Sabtu (23/5/2026) malam, pukul 20.00 WIB, di Kantin Seniman, Taman Budaya Aceh.
Buku yang diterbitkan The Gayo Institute itu disebut menghadirkan perjalanan ruhani, nilai syariat, hingga renungan kehidupan dalam balutan syair rubai yang mendalam dan menggugah.
Acara ini bakal menghadirkan sastrawan Nab Bahani AS sebagai pembicara utama yang akan mengupas isi, pesan, serta gagasan dalam buku tersebut. Sementara jalannya diskusi dipandu Din Saja sebagai moderator sekaligus penggagas kegiatan.
“Buku ini membawa pembaca pada perjalanan ruhani dan pemahaman syariat dalam bingkai rubai yang menggugah kesadaran dan kebijaksanaan,” kata Din Saja.
Ketua Panitia, Jauhari Ilyas atau Joe Samalanga, mengatakan kegiatan ini terbuka untuk pegiat sastra, mahasiswa, komunitas literasi, hingga masyarakat umum yang ingin menikmati ruang diskusi kebudayaan dan sastra Aceh.
Ketua Umum MaSA, Chairiyan atau Yan Kande, berharap kegiatan tersebut menjadi ruang dialog kebudayaan yang produktif serta memperkuat minat baca dan apresiasi terhadap karya sastra Aceh.
Sementara itu, Direktur The Gayo Institute, Salman Yoga S, menyebut Syair Rubai Syariat Musafir merupakan buku terbaru terbitan lembaganya dan akan segera diluncurkan secara resmi dalam waktu dekat.
Diskusi ini diperkirakan menjadi salah satu agenda sastra yang menarik perhatian kalangan seniman dan pecinta literasi di Banda Aceh. [*]